Skip to main content

Posts

Showing posts from 2012

3 SITUS CANDI DI AREAL CANDI PRAMBANAN

Sebenarnya sudah tidak terhitung berapa kali saya sudah ke Candi Prambanan. Soalnya saya suka sekali sama tempat bersejarah seperti ini. Tapi baru-baru ini saja saya tahu kalau ternyata selain candi Prambanan, ada 3 Candi lain di areal tersebut. Cuma karena letak ketiga candi itu ada di belakang maka jarang sekali ada yang datang dan melihat ketiga candi tersebut.

GUNUNG KINABALU, GUNUNG DENGAN AKOMODASI LENGKAP

10.30 waktu setempat, 11 September 2012 Di depan pintu masuk Timpohon dengan gerimis dan udara berkabut, saya dan 3 kawan baru memulai perjalanan. Sebelumnya kita mesti check in dengan menandatangani form yang ada di pintu masuk. Katanya sih buat data masuk dan keluar pengunjung bisa dipantau, jadi kalau ada orang hilang, bisa langsung ketahuan siapa yang hilang.

TOURING KE UJUNG GENTENG, SUKABUMI

Sebenarnya acara ini sudah cukup lama, tahun 2010. Namun berhubung blog di Multiply akan ditutup, jadi tulisan ini saya masukkan di blogspot. Hitung-hitung nostalgia sama beberapa perjalanan dulu yang mungkin belum tentu bisa saya lakukan kembali. Sekarang saya coba menulis soal perjalanan saat ke Ujung Genteng, Sukabumi tanggal 1 - 3 Mei 2010...
Sebenarnya ini bisa disebut acara Caterva tidak resmi, secara bikinnya dadakan dan ala kadarnya..
Bayangkan  saja.. hari sabtu malam kita mau jalan tapi belum jelas berapa orang dan mobil siapa saja yang bakal dipakai untuk mengangkut tuh orang-orang yang mau ikut. Ditambah lagi, meski mobilnya ada tapi sopirnya gak ada.. sampai-sampai saya memberikan opsi untuk mengikat gerobak di belakang mobil dan ditarik sampai ujung genteng buat mengangkut orang-orang yang tidak bisa terangkut di dalam mobil..
hehehehe...

(REVIEW) SPA DI TRADISPA

Terus terang pas beli voucher diskon untuk tempat spa ini beberapa bulan yang lalu, saya cuma iseng belaka. Cuma sekedar ingin mencoba rasanya spa itu seperti apa ya?? Maklumlah.. saya bukan tipikal cewek kebanyakan yang suka melakukan perawatan di salon atau spa.

Berhubung saya baru saja hiking ke gunung Kinabalu, Malaysia pada pertengahan September 2012 lalu, kaki saya, terutama di bagian lutut, masih terasa kram akibat terkilir. Saya pun memutuskan untuk menelepon kantor Tradispa dan membooking satu ruangan untuk paket perawatan Time To Relax. Hari Jumat siang, berangkatlah saya menuju tempat spa yang berada di kawasan Cibubur ini. Dari jalan transyogie Cibubur, cukup naik angkot no. 79 ke arah Cisalak dan turun di depan Tradispa. 

SAYA, KELUARGA, DAN TEMAN SUKA TRAVELING

Kalau ditanya kenapa saya suka traveling?, Saya bingung jawabnya.. Tapi kalau ditanya, kapan pertama kalinya saya traveling? Umur 3 bulan. Lho kok bisa?! Sebenarnya saat itu mungkin bukan traveling kali ya.. lebih tepatnya saat saya berumur 3 bulan, kedua orangtua saya membawa saya ikut serta pindah dari Jawa Tengah menuju tanah Papua (saat itu masih bernama Irian Jaya). Hehehe…


PERSIAPAN HIKING KE GUNUNG KINABALU

11 September 2012

Saya sudah pasang alarm jam 4 pagi tapi saya malah terbangun tiba-tiba jam 3 pagi. Mungkin karena rasa excited yang terlalu berlebihan sehingga membuat otak saya pasang alarm sendiri. Hohohoho.. Yup! Hari ini adalah saatnya saya akan mendaki ke Gn Kinabalu, gunung tertinggi di Malaysia. *joget-joget di kamar orang macam orang gila* Hahahaha...

Surat booking pendakian yang telah lunas saya bayar, 555 RM, uang ekstra, dan beberapa dokumen lainnya telah saya siapkan sebelumnya. Buat yang mau mendaki ke Gn. Kinabalu bisa kirim email untuk booking ke info@suterasanctuarylodges.com.my. Sejauh hasil riset saya, ini adalah biaya termurah untuk naik ke Gn Kinabalu.  

TELOR DADAR ATAU TELOR CEPLOK?

Saya suka telur dadar dengan segala macam tambahannya seperti bawang, tomat dan cabe. Tapi saya juga suka telur ceplok setengah matang. Hasil iseng di dapur menghasilkan kombinasi dari kedua jenis masakan telor ini.

KINABALU, KOTA PERTAMA TRAVELING KELUAR NEGERI SENDIRIAN

Tiket ke Kinabalu, Malaysia sudah saya booking sejak bulan April 2012. Lebih tepatnya 4 hari setelah pulang dari Singapura. Saya dapat harga promo dari Air Asia seharga Rp.588.000 PP termasuk bagasi 15 kg untuk tiket pulangnya. Sebenarnya sih kalau tidak pakai bagasi, saya cuma bayar tiket sebesar Rp. 498.000,- Namun berhubung di Kota Kinabalu (KK) saya punya saudara yang kemungkinan akan membelikan oleh-oleh, maka saya rasa bagasi itu perlu.

Hari sabtu jam 9 pagi, saya masih asyik nongkrong di kantor. Sambil browsing-browsing dan chatting sama teman di KK, saya masih sibuk cari info dan mengatur pengeluaran buat hiking ke gunung Kinabalu. Yup! Saya niat ke KK karena ingin mendaki ke puncak tertinggi se Asia Tenggara ini. Cie.. Cie.. keren kan?! Hahahaha...

DIENG CULTURE FESTIVAL 2012: ACARA TOLAK BALA BAGI ANAK RAMBUT GIMBAL

Pagi hari di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarngera, Jawa Tengah.

Jam 8 pagi waktu setempat saya sudah berbenah dan menyiapkan semua peralatan hunting *maksudnya kamera dan kawan-kawannya yaa..*. Saya pun segera menuju ke kawasan candi Arjuna. Disini akan digelar acara Dieng Culture Festival 2012.

Acara Dieng Culture Festival itu apa ya??
Begini ya, saudara-saudara.. Di Dieng itu ada sebuah fenomena unik yaitu anak-anak yang memiliki rambut gimbal. Rambut gimbal ini asli lho, bukan buatan macam para penggemar musik reggae. Sebenarnya saat lahir, anak-anak ini memiliki rambut yang normal, tidak ada gimbal sama sekali. Namun pada suatu waktu, biasanya didahului dengan sakit seperti demam tinggi, rambut gimbal pun muncul di kepala anak tersebut. 

(FOTO) MENGEJAR GOLDEN SUNRISE DI NEGERI DI ATAS AWAN

Kalau kata teman saya, Tupono, jalan-jalan ke Dataran Tinggi Dieng belum lengkap kalau belum melihat fenomena alam golden sunrise di bukit Sikunir. Makanya saya niat bagun pagi-pagi buta jam 3 pagi dan bersiap-siap menuju ke bukit Sikunir dengan ketinggian 2.350 untuk melihat bagaimana wujud si Golden Sunrise yang disebut-sebut sebagai fenomena matahari terbit terbaik se-Asia Tenggara.
 Selamat menikmati!

DIENG, NEGERI DIATAS AWAN YANG PUNYA BANYAK KAWAH, CANDI DAN TELAGA

Akhir bulan Juni lalu saya mendapat tawaran dari teman sekantor untuk jalan-jalan ke Dieng. Secara saya belum pernah ke Dieng dan biaya yang dia tawarkan cukup murah, Rp. 410rb untuk trip 3 hari 2 malam, maka saya pun setuju untuk ikut. Kalau kalian pikir harga segitu masih mahal, bagaimana kalau saya bilang tanggal keberangkatan kita bertepatan dengan Festival Dieng yaitu pemotongan rambut gimbal dan harga sudah termasuk akses untuk berkeliaran disekitar arena festival dan mengikuti jalannya acara? Murah kan?? hehehe...

(REVIEW) MUSEUM WAYANG DENGAN KOLEKSI BERSIH DAN TERTATA RAPI

Kawasan Kota Tua merupakan salah satu kawasan wisata di Jakarta. Disini terdapat beberapa museum yang bisa dikunjungi. Salah satunya adalah Museum Wayang. Saya berkesempatan mengunjungi museum ini beberapa waktu lalu saat menemani teman dari India yang ingin melihat wayang.

Setelah merasa "sedikit" malu sama teman saya dari India karena tidak bisa menjelaskan banyak hal dalam museum ini, maka saya memutuskan kembali mengunjungi museum ini dan mempelajari sedikit sejarah dari museum ini lewat browsing-browsing di website Museum Wayang

(FOTO) BETWEEN THE SKY, THE STAR, AND THE CITYLIGHT

Here i found the light that I wanted
Light in the sky, Light in the earth And I was in the shade of mother nature which embrace me under the cold air flow
A burst of light in the eastern horizon Spilled the grains of gold As a greeting to the morning sun


(Mt. Sikunir, Dieng Plateau, Central Java, July 2012.. While waiting for the golden sunrise)

SELALU ADA WAKTU UNTUK PERTAMA KALINYA

Kita sering beranggapan pergi ke kota lain, baik di dalam negeri maupun luar negeri, itu keren banget. Kita juga sering beranggapan bahwa kota tempat kita tinggal saat ini merupakan hal biasa, dan tidak ada yang istimewa, meski kita tahu di dalam kota kita tercinta ini terdapat beberapa museum, monumen, taman nasional, atau yang lainnya. Padahal bagi orang lain yang belum pernah kesini, kota kita ini bisa jadi dianggap kota paling keren dimatanya.

PULAU RAMBUT: KONSERVASI BURUNG DAN BIAWAK, DULU DAN SEKARANG

Atas ajakan teman, tanggal 3 Juni 2012 lalu saya berkesempatan kembali menginjakkan kaki di Pulau Rambut, kepulauan Seribu. Terakhir kali saya kesana sekitar bulan Maret 2008. Tak terasa sudah hampir 4 tahun lebih yah.. Dengan menggunakan perahu nelayan dari dermaga Muara Kamal selama hampir 1 jam, akhirnya saya tiba di dermaga pulau Rambut

BERKELILING DENGAN MRT SINGAPURA

Hari ketiga, 23 April 2012

Hari terakhir di Singapura. Saya masih tidur-tiduran dengan malas sedangkan Irma sudah bangun, mandi dan  ngobrol-ngobrol sama mbak Afiyah, pembantu rumah Om Husien. Hari ini rencananya sih cuma mau berkeliling di Singapore dengan menggunakan MRT dan Bus, secara sudah 3 hari di Singapore tapi belum merasakan keliling kota naik transportasi umum itu rasanya kok kurang sreg gitu yah..


Pukul 10.00 waktu setempat, akhirnya saya pun sudah bangun, mandi dan packing semua barang. hiks..hiks.. sedih juga liburan harus segera berakhir. Pukul 11.00 setelah sarapan (atau makan siang yah??) kita pamitan sama mbak Afiyah (secara Om dan Tante masih tidur mungkin karena kecapekan) mau keliling Singapore dulu selama beberapa jam dengan MRT dan Bus. Niatnya sih supaya merasakan atmosfer Singapore gitu dehh..

BERSIH DAN TERATURNYA SINGAPURA

Hari Kedua, 22 April 2012

Setelah tertidur dengan pulas selama beberapa jam di rumah om Hussien, saya pun terbangun sekitar pukul 7 pagi. Hmm.. Melirik kanan kiri di dalam rumah kok masih sepi ya??? Ada si mbak Afiyah, pembantu om Hussien yang berasal dari Indonesia sedang mulai memasak. Bertanyalah saya sama dia, "Kok masih sepi ya? Memangnya anaknya om Hussien tidak sekolah?" "Sekolah kok, Nanti jam 8"
Heehh.. jam 8? Tidak salah tuh? Kalau masuk sekolah aja jam 8, bagaimana yang masuk kerja ya? Hahaha..  Beda negeri memang beda kebiasaan ya.. Yasudlah.. Saya melanjutkan tidur lagi aja.. Hohoho... Masih ngantuk soalnya nehh...

Sekitar jam 10 saya pun terbangun. Segera mandi buat siap jalan-jalan lagi. Mumpung Om juga lagi bersiap-siap, maka saya dan Irma pun main-main sama si Coco, si kucing anggora yang lucuuuu... bangets.. Hiyaa.. Boleh dibawa pulang tidak yahh??? hehehe...

PUSING-PUSING DI SINGAPURA

Hujan mengguyur dengan cukup deras saat pesawat yang saya tumpangi mendarat di Changi International Airport. Cie..cie..cie.. Sampai juga ke Singapura. Tapi kok perasaan saya biaasa aja ya??? Sudah kecapekan karena kerjaan dan belum tidur dari kemarin pagi jadi mati rasa kali ya?! Hahahaha.... Turun dari pesawat, saya, Irma Siregar dan Mirah Kharisma Ayu a.k.a Ichi segera menuju ke bagian depan bandara Changi. Disini saya harus menukarkan uang Rupiah ke Dollar Singapore. Seperti yang saya sudah duga, kurs nya lebih mahal euy.. Kalau di Indonesia kurs masih berlaku 1 SGD = Rp. 7335, disini saya dapat kurs 1 SGD = Rp. 7775.

HECTICNYA MAU BERLIBUR KE SINGAPURA

Setelah lama ditunda-tunda hingga hampir lebih dari 2 tahun, akhirnya jadi juga trip pertama saya ke luar negeri. Negara yang dituju pertama kali tentu saja SIngapura dengan alasan biaya transportasi yang murah dan saya punya saudara sepupu yang tinggal disana, meskipun belum pernah ketemu... hehehe.. tanggal berangkat sudah fix, 21 April 2012.

INI SUMBA TIMUR, BUKAN SWISS BUKAN PULA NEW ZEALAND

Kalau dengar negara Swiss atau New Zealand a.k.a Selandia Baru, apa yang terbayang di kepala Anda? Pasti hamparan padang rumput dan pebukitan hijau yang luaaaassss.... banget. Ternyata nih ya.. di bagian timu Indonesia ada tempat seperti itu.

Setelah selesai berkutat dengan liputan di wilayah Sumba Barat, saya dan teman saya, Syarifah Nur Aida, pun pergi ke daerah Sumba Timur. Kita ke kota terbesar di pulau Sumba, kota Waingapu. Dari kota Waikabubak menuju ke Waingapu yang menempuh perjalanan 3 jam bisa menggunakan travel dengan harga Rp.50.000 per orang. 

(REVIEW) BAMBOO DIMSUM: MAKAN DIMSUM SEPUASNYA

Hari Selasa siang (26 Juni) saya mendapat sms dan 5 kali misscalled dari seorang teman, Eny Pujiastuti. Niat amat yah menghubungi saya.. hehehe...


Dia mengajak saya untuk mencicipi satu restoran baru di Jakan Margonda, Depok. Namanya Bamboo Dimsum. Katanya sih makan sepuasnya hanya dengan membayar Rp.43.000,-. 

Sebenarnya nih yaa.. mendengar kata dimsum saya jadi sedikit malas, soalnya saya bukan penggemar makanan cina karena biasanya agak asin. Saya lebih suka makanan Jepang. Namun mempertimbangkan saya sudah jarang bertemu dengan teman saya yang satu ini, jadi saya pun mengiyakan tawarannya.

MARAPU: KEPERCAYAAN LOKAL DI TANAH SUMBA

Kalau bicara soal agama, maka ada 5 agama yang saat ini sudah diakui pemerintah yaitu, Islam, Kristen, Katholik, Hindu, dan Budha. Namun jika berbicara soal kepercayaan, pasti beberapa diantara kita langsung berpikiran pada kepercayaan Animisme dan Dinamisme seperti yang diajarkan di bangku sekolah. Animisme adalah kepercayaan kepada roh nenek moyang sedangkan Dinamisme adalah kepercayaan terhadap kekuatan gaib.           Di Indonesia sendiri tercatat ada lebih dari 200-an kepercayaan lokal yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Beberapa diantaranya pasti sering kalian dengar seperti Kejawen di Jawa Tengah, Sunda Wiwitan di Jawa Barat, dan Kaharingan di Kalimantan.

PASOLA, TRADISI PERSEMBAHAN "AGAMA" MARAPU UNTUK DEWA NYALE

Berkunjung ke wilayah Pulau Sumba, NTT rasanya kurang lengkap kalau tidak menyaksikan upacara Pasola. Hmm.. Pasola.. saya yakin di antara sepuluh ribu orang Indonesia yang ditanya soal Pasola, hanya beberapa orang saja yang tahu apa itu Pasola.
Sebenarnya kalau mau membahas soal Pasola, rasanya kurang lengkap kalau belum membahas soal kepercayaan Marapu. Namun kalau dibahas sekarang, artikel ini bisa tidak fokus jadi saya akan membahas soal kepercayaan Marapu itu di artikel sebelumnya, Marapu, kepercayaan Lokal di Tanah Sumba

MENJELAJAH DI KAMPUNG ADAT WAIKABUBAK

Kota Waikabubak, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur..
Berhubung ini pertama kalinya, apa sih yang ada di otak kalian semua tentang Nusa Tenggara Timur???

Padang rumput, kuda, panas terik, kota kecil, banyak orang berpakaian adat berkeliaran di jalanan, banyak orang makan sirih pinang, atau hujan dan angin ribut??? Saya yakin dua yang terakhir pasti tidak ada yang kepikiran sampai kesitu.


Pasti kalian mikirnya, Masa sihh.. di NTT ada hujan plus angin ribut??
Tapi kenyataan memang kadang-kadang suka beda sama apa yang kita pikirkan selama ini. Hari pertama sampai di kota Waikabubak, saya disambut sama gerimis mengundang *nyanyi gerimis mengundang ala Slam tahun 1990-an*

INI SUMBA.. BUKAN SUMBAWA..

Pertengahan Maret 2012 lalu, saya dapat tugas liputan ke Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur selama 10 hari. Tugas liputan ini merupakan rangkaian tugas dari pelatihan jurnalistik PPMN untuk meliput isu-isu beragama di Indonesia.

Kenapa saya memilih liputan di pulau kecil nan terpencil itu?

niatnya sih waktu itu biar proposal peliputan saya ditolak sama panitia. 
Ternyata... proposal saya diterima, saudara..saudara..