BERKELILING DENGAN MRT SINGAPURA

Hari ketiga, 23 April 2012

Hari terakhir di Singapura. Saya masih tidur-tiduran dengan malas sedangkan Irma sudah bangun, mandi dan  ngobrol-ngobrol sama mbak Afiyah, pembantu rumah Om Husien. Hari ini rencananya sih cuma mau berkeliling di Singapore dengan menggunakan MRT dan Bus, secara sudah 3 hari di Singapore tapi belum merasakan keliling kota naik transportasi umum itu rasanya kok kurang sreg gitu yah..
MRT mirip sama Commuter Line yahh..
Pukul 10.00 waktu setempat, akhirnya saya pun sudah bangun, mandi dan packing semua barang. hiks..hiks.. sedih juga liburan harus segera berakhir. Pukul 11.00 setelah sarapan (atau makan siang yah??) kita pamitan sama mbak Afiyah (secara Om dan Tante masih tidur mungkin karena kecapekan) mau keliling Singapore dulu selama beberapa jam dengan MRT dan Bus. Niatnya sih supaya merasakan atmosfer Singapore gitu dehh..

Suasana di dalam MRT
Oke. berangkatlah kita. Karena kita cuma punya waktu sekitar 4-5 jam saja, maka rencana awalnya naik MRT sampai ke Marina Bay terus pulang kembali ke Woodlands dengan Bus. Kalau kesasar? Biarin aja, niatnya malah ingin nyasar dulu supaya berasa seperti lost in translation gitu dehh.. hehehe..

Naik MRT dari stasiun Marsiling kita pun berniat menuju stasiun Marina Bay. Selama naik MRT, saya memilih berdiri di dekat pintu yang tidak terbuka supaya bisa melihat-lihat keadaan kota dan mempermudah memotret keluar.

Suasana dalam MRT cukup nyaman dan bersih dengan AC dan lampu yang terang benderang, bahkan lebih terang daripada di dalam stasiun. Di MRT juga terdapat berbagai petunjuk arah di setiap pintunya sehingga rasanya kalau mau nyasar karena naik MRT kecil sekali kemungkinannya. Pengumumannya pun berulang kali dengan beberapa bahasa seperti Melayu, India, China dan Inggris. Dijamin nggak nyasar deh..

Sambil jeprat-jepret sana-sini, saya melihat jam, sudah pukul 12 lewat. Wah.. kayaknya tidak bakal keburu nih ke stasiun Marina Bay. Yasudlah, saya ambil keputusan kita berhenti di stasiun City Hall karena stasiun ini merupakan stasiun transit beberapa MRT. Kita akan lihat-lihat sejenak di sekitar stasiun City Hall dan balik ke Woodlands dengan rute MRT yang berbeda.
Salah satu sudut kota Singapore
Suasana di sekitar stasiun City Hall adalah Central Business District (CBD) alias wilayah perkantoran dengan gedung-gedung pencakar langitnya. Karena kita samapai disini pas jama makan siang maka banyak karyawan kantor yang sedang berada di luar kantor untuk makan ataupun merokok. Oh iya, di Singapore tidak boleh sembarangan merokok di tempat umum, bisa kena denda SGD 1000! Jadi kalau merokok hanya boleh di tempat umum yang menyediakan asbak atau tanda diperbolehkan merokok. 

Kamera CCTV sampai 6 buah di satu tempat
Buang sampah sembarangan juga bakal kena denda SGD 1000! Tapi jangan khawatir, tempat sampah banyak tersedia di berbagai sudut kota. Mudah kok menemukan tempat sampah di Singapore. Jadi sedih lagi deh kalau ingat kondisi Indonesia dimana orang selalu buang sampah sembarangan. Ada banyak kamera CCTV dimana-mana. Bahkan di salah satu sudut saya melihat ada kamera CCTV sampai 6 buah!


Kawasan CBD 
Salah satu sudut kawasan CBD
Berjalan-jalan di seputaran CBD sambil memotret beberapa sudut sangat menyenangkan. Ada beberapa bangunan yang sedang direnovasi namun tidak ada debu sama sekali. Kata Tante Noer, di Singapore siapapun yang sedang mengerjakan proyek apapun tidak boleh sampai menimbulkan kotoran bahkan debu sama sekali meskipun proyek ada di pinggir jalan dan harus ngebor tanah sekalipun. Jika ketahuan, perusahaan proyek tersebut langsung dihentikan, diganti dengan perusahaan baru dan perusahaan yang bikin kotor itu bakal dituntut. Wuih.. Sadis nih pemerintahnya. Tapi hasilnya, Singapore memang bersih banget!

Rencananya sih pulangnya mau naik Bus atau mengambil rute MRT yang berbeda, namun apadaya waktu sudah menujukkan pukul 14.00, harus secepatnya pulang. Dengan menggunakan rute MRT yang sama, secepatnya kita pulang.

Sampai di rumah kita langsung diajak makan siang (atau makan sore yahh?? secara udh hampir jam 15.00) Setelah makan kita pun berpamitan. Sedih rasanya harus meninggalkan keluarga baru saya yang satu ini. Kalau saja tiket pesawat bukan yang roundtrip a.k.a Pulang Pergi, pasti saya mau minta nambah hari euy..
Bus menuju bandara Changi dari Woodlands
Sebelum berpisah, Om dan Tante titip pesan "Kalau nanti salah satu dari kalian menikah, undang kita ya" Jawabannya sudah pasti "Tentu saja Om dan Tante akan kita undang!" Pesan berikutnya dari Tante Noer "Tahun depan kita jalan-jalan bareng yuk ke Hongkong" Err.. untuk yang satu ini belum bisa janji deh, mesti menabung dulu kali ya Om dan Tante. hehehe..

Yasudlah, dari stasiun Marsiling kita ke stasiun Woodlands lalu kemudian naik Bus nomor 858 yang menuju Changi Airport. Sampai di terminal 1 bandara Changi, Ichi sudah menunggu. Sambil menunggu pesawat, kita (teteup yah..) bernarsis ria di bandara sambil nonton pesawat dari berbagai maskapai penerbangan landing dan take off di landasan pacu. Hehehe...
Pesawat dari berbagai maskapai 
Take Off, Landing dan Parkir
1 jam kemudian pengumuman boarding pun terdengar. Saatnya pulang ke negeri tercinta, Indonesia. Menjelajah Singapore selama 3 hari 2 malam ternyata belum cukup. Masih banyak tempat yang belum saya lihat. Jadi janji saya kepada diri sendiri adalah "Sampai ketemu lagi, Singapore, di lain waktu". (EKW)

Comments