Sunday, March 25, 2018

MIMPI HOPPING ISLAND KE BELITUNG


Pertama kali ke Belitung, pada Desember 2016 silam itu 2 minggu setelah mengajukan surat resign ke kantor. Jadi waktu itu sih semacam trip hura-hura demi merayakan “kelulusan” dari kantor media di bilangan Palmerah tersebut. Sayangnya, trip waktu itu berada di pertengahan musim penghujan sehingga hampir setiap hari mendung tebal dan gelap menggelayut di langit Bumi Serumpun Sebalai. Akibatnya, saya cuma bisa hopping beach alias main-main di pantai sambil ditemani  gerimis yang mengundang. Saya tidak bisa menyeberang ke pulau-pulau, bahkan pulau Lengkuas yang terkenal itu karena cuaca buruk dan ombak besar di lautan. *Kapal oleng, Kapten!*

September 2017 saya berkeinginan untuk traveling ke Belitung bersama beberapa teman. Namun apa daya, pekerjaan yang datang di saat-saat terakhir membuat saya harus membatalkan trip tersebut. 3 teman saya tetap berangkat dan saya cuma bisa gigit jari  sambil nangis di pojokan kamar saat mereka mengirimkan foto-foto di pulau Lengkuas dengan langit birunya dan sambil snorkling pula. Akhh.. tidak!! Saya iri, saudara-saudara!! Jadilah saya masih penasaran dengan pulau-pulau di Babel sampai kebawa mimpi nih. Fix deh, saya harus kembali lagi ke Belitung!

Monday, March 12, 2018

BERBURU MATAHARI TERBENAM DI CANDI IJO

Setelah lama tidak mengunjungi kota Yogyakarta, saya berkesempatan untuk mengunjungi kota ini kembali. Kesempatan kali ini saya gunakan untuk mengnjungi candi-candi lainnya yang sebenarnya banyak tersebar di kota pelajar ini. Saya pernah mengunjungi candi Prambanan, candi Ratu Boko, candi Lumbung, candi Bubrah dan candi Sewu.

Baca juga : 3 Situs Candi di Areal Candi Prambanan
Candi Ijo, tempat berburu sunset di Yogyakarta
Dengan iming-iming "ini candi tertinggi di wilayah Yogyakarta" kata adik saya, maka saya pun berangkat menuju wilayah Sambirejo dengan menggunakan motor. Sepanjang perjalanan kesana adik saya menunjukkan bukit tempat candi ini berasal dan berkata "Tuhh keliatan kok dari sini candinya di atas bukit sana". Please deh.. itu bukit dari jalanan aja barisan pohon juga tidak kelihatan, apalagi candi, apalagi kalau ngelihatnya dari atas motor yang sedang ngebut begini. Saya mah cuma iya-iya saja aja deh. Hehehe.

Thursday, February 22, 2018

5 AIR TERJUN CANTIK DI GEOPARK CILETUH

Taman bumi atau Geopark Ciletuh sudah sejak 2 tahun terakhir menjadi primadona tujuan wisata baru di Sukabumi, Jawa Barat. Memiliki areal seluas 1.261 kilometer persegi dan mencakup 8 kecamatan, Geopark Ciletuh telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional yang diakui oleh UNESCO pada tahun 2015. Berjarak hanya sekitar 7-8 jam berkendara, tidaklah heran kalau setiap akhir pekan wilayah Ciletuh dipadati oleh pengunjung.
Akhirnya ke Geopark Ciletuh juga di Sukabumi, Jawa Barat. 
Saya dan teman-teman sebenarnya telah merencanakan trip ke taman bumi Ciletuh ini sejak tahun 2015, sejak Ciletuh mulai naik daun dan terdengar di beberapa grup whatsapp traveling. Namun, karena kesibukan masing-masing dan trip-trip mendadak lainnya yang datang bertubi-tubi, barulah pada bulan Februari 2018 bisa terlaksana juga trip ke Ciletuh ini. Lama aja ya rencananya sampai 3 tahun. hahaha.

Selama 2 hari 1 malam disana, saya dan 17 orang teman pun sibuk hunting foto di beberapa curug atau air terjun yang berada di kawasan Ciletuh. Sebenarnya masih banyak air terjun lainnya yang bisa didatangi mengingat kawasan taman bumi Ciletuh ini berbentuk perbukitan yang memiliki banyak patahan tebing dan sungai. Namun dalam tempo 2 hari 1 malam, berikut ini 5 air terjun yang bisa saya datangi.

Friday, February 2, 2018

ROADTRIP THAILAND - MALAYSIA : TERDAMPAR DI STASIUN

Setelah 6 hari luntang-lantung tak jelas di jalanan kota Bangkok, Thailand, akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke Kuala Lumpur dengan menggunakan sleeper train antar negara Thailand – Malaysia. Hasil browsing-browsing dan mendatangi stasiun Hua Lampong di Bangkok, maka sebuah tiket seharga 870 baht dengan pilihan kasur bagian atas pun terbeli. Untuk pilihan kasur di bagian bawah harganya beda 100 baht.
Stasiun Hua Lampong, Bangkok ,Thailand
Tiket sleeper train Bangkok - Padang Besar
Oh iya, saat saya melakukan perjalanan dengan sleeper train ini, rute yang tersedia hanyalah Bangkok – Padang Besar. Rute Bangkok – Kuala Lumpur dan Bangkok – Penang (Butterworth) sudah tidak ada. Jadi buat yang mau ke Penang atau Kuala Lumpur atau kota lainnya, harus turun di Hatyai atau Padang Besar dan lalu berganti kereta ETS atau bus.

Kereta dijadwalkan akan berangkat pukul 15.10 sehingga saya masih punya banyak waktu dari pagi hingga pukul 13.00. Lalu, ngapain saja saya menghabiskan hari terakhir di Bangkok? Tidak ada! Saya cuma makan dan nongkrong dalam hostel sampai yang punya hostel aja heran, ini orang mau jalan ke Malaysia tapi tidak packing atau kemana kek gitu beli oleh-oleh. Hahahaha.

Baca juga : Hommy-nya Home Mali Hostel Bangkok.

Wednesday, January 3, 2018

PELANGI DI SEMARANG

Pengaruh media sosial memang dahsyat ya. Kampung ini baru 2 bulan (saat saya datang bulan Juli 2017) dicat warna-warna, bahkan keluarga saya yang tinggal puluhan tahun bahkan lahir di Semarang saja tidak tahu keberadaannya. Tapi di media sosial kampung ini sudah jadi trending topic sebagai salah satu destinasi wajib buat hunting foto-foto di ibukota provinsi Jawa Tengah ini.

Kampung Pelangi Semarang ini terletak di kelurahan Randusari, kabupaten Semarang Selatan, kota Semarang. Posisinya tidak jauh dari Lawang Sewu dan Tugu Muda. Tepatnya di depan Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama. Setelah tahu letaknya, saudara saya di Semarang cuma ber "ohh" ria lalu nyeletuk "Ini mah kampung Kalisari. Bukannya dulu disini tuh perkuburan umum ya, kalau gak salah". #Ehh yang benar?!
Kampung Pelangi Semarang
Toko bunga segar di depan kampung Pelangi Semarang
Baca di beberapa media, kampung ini sebenarnya ikut dibersihkan dan mulai di cat saat rencana perbaikan pasar bunga Kalisari yang terletak persis di depannya. Salah satu media bahkan menyebutkan proyek kampung pelangi mencapai 3 M lho. Luar biasa. Namun semua rumah tidak serta merta dicat secara bersamaan. Saya sempat bertanya kepada 2 orang penduduk disana dan mereka berkata rumah-rumah disini dicat secara bertahap setiap 2 minggu.

Wednesday, December 27, 2017

KEGIATAN BIASA JADI LUAR BIASA

Tahun 2017 ini mungkin tahun dimana saya lebih banyak menghabiskan waktu di luar negeri. Yahh gak banyak-banyak amat sih, cuma sekitar 4 bulan saya di Malaysia dan 1 bulan di Kamboja dan Thailand.

Selama di negara orang, ada beberapa aktivitas yang sebenarnya sering saya lakukan di Indonesia, tapi entah kenapa saat dilakukan di negara orang kok rasanya beda ya?! Serasa lebih nampol dan membekas di hati aja gitu. Heheheh..
Apa saja aktivitas tersebut?

1. Mandi di Sungai.
Dari kecil saya paling hobi mandi di sungai, terutama kalau masuk hutan atau berkunjung ke rumah saudara di desa. Kalau ditanya mau ngapain atau mau kemana, saya pasti jawabnya "Mandi di sungai!!" Sambil cengar-cengir kegirangan.
nongkrong di pinggiran sungai Gopeng, Perak, sebelum akhirnya menceburkan diri. 

Friday, December 8, 2017

ADA MURAL DI IPOH

Setelah beberapa kali mengunjungi Ipoh di Perak, Malaysia, saya baru tahu kalau di kota ini juga terdapat beberapa gang yang berisi mural hasil karya seniman lokalnya. tempatnya sendiri mungkin agak sedikit tersembunyi dan beberapa mural yang terkenal terletak berjauhan satu sama lain. Namun hunting mural jadi kegiatan santai yang menyenangkan. Seperti apa saja mural di kota Ipoh?

Mural di Ipoh di sekitar Chinatown

Popular Posts

Follow Me on