Wednesday, June 27, 2018

ADA DANAU BAGUS DI AYAMARU

"Ada danau bagus di Ayamaru"

Demikian pesan singkat adik saya. Lalu dibalas oleh bapak saya

"Mbak boleh pergi kalau ada temannya".

Saya memaklumi kekhawatiran orangtua saya karena sudah 10 tahun saya tidak pulang ke Sorong. Selain itu, meski tinggal lama di Sorong, saya tidak pernah kemana-mana di luar Sorong, paling hanya pulau Doom dan Jeffman di waktu kecil dulu.

Baca juga : Menembus Malam di Hutan Papua Barat

Usai dijemput om (adik sepupu Bapak) saya dan dibawa menuju ke kota Teminabuan, kabupaten Sorong Selatanan, beliau tidak bisa membawa saya berkeliling karena harus masuk kantor keesokan harinya. Akhirnya, saya pun dititipkan ke keluarga lainnya yaitu sepupu dari Ibu saya. Saat itu, saya tidak terlalu bisa berharap bisa mengunjungi danau yang berada di kabupaten sebelah, kabupaten Maybrat itu.

Wednesday, June 20, 2018

KAMU HARUS TAHU ASYIKNYA NAIK FERRY

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan jumlah total pulau mencapai 16.056 yang telah diverifikasi di konferensi ke 11 UNCSGN oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bulan Agustus 2017 lalu. Dengan pulau sebanyak itu, tentu saja angkutan laut menjadi salah satu moda transportasi utamanya.
Kapal ferry di Selat Bali
Saya yang pernah tinggal di Papua Barat, sudah barang tentu terbiasa traveling dengan menggunakan kapal laut. Rute terjauh adalah Surabaya – Sorong yang kala itu (pertengahan tahun 90-an) menempuh waktu hingga 5 hari. Namun sejak pindah dan merantau ke pulau Jawa, intensitas menggunakan kapal laut menjadi sangat jarang sekali. Bahkan seingat saya, sejak pindah tahun 1998, saya akhirnya bisa traveling dengan kapal laut lagi pada tahun 2002, saat menyeberangi selat Madura. 

Untuk rute-rute pendek di seluruh Indonesia, PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry menjadi penyedia jasa yang telah hadir sejak tahun 1973 dan berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan.Kehadiran ASDP dianggap penting sehingga ASDP Ferry mengalami perubahan nama menjadi Perum ASDP pada tahun 1986, dan selanjutnya diresmikan menjadi PT ASDP (Persero) pada tahun 1993. Mulai tahun 2012 PT ASDP Indonesia Ferry pun memulai modernisasi berbagai kapal-kapal lamanya sehingga lebih aman dan nyaman bagi para penumpang.

Thursday, June 7, 2018

SEKILAS DI BENDUNGAN PICE PENINGGALAN BELANDA


Sungai Lenggang merupakan sungai terbesar dan terpanjang di pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Demikian informasi yang saya dapatkan dari keluarga teman saya yang tinggal di Belitung. Di sungai yang mengalir dari perbatasan kabupaten Belitung Barat hingga ke pesisir timur pulau Belitung ini terdapat sebuah bendungan bersejarah peninggalan Belanda. Secara posisinya yang tidak jauh dari lokasi replika SD Laskar Pelangi, hanya 1,2 kilometer, maka usai berfoto di dermaga Kirana sungai Lenggang, saya pun segera menuju bendungan bernama Pice Besar itu.

bendungan Pice Besar di Belitung
Bendungan Pice  terletak di desa Gantung, kecamatan Gantong,  Kabupaten Belitung Timur. Bendungan yang terletak di hulu sungai Lenggang ini dibangun pada tahun 1936 – 1939 oleh seorang insinyur Belanda bernama Sir Vance. Bendungan Pice  yang memiliki panjang 50 meter ini memiliki 16 pintu air dengan lebar pintu masing-masing 2,5 meter. 

Follow Me on