Sunday, October 29, 2017

(REVIEW) KOSMETIK HALAL AMALIA YANG NYAMAN DIPAKAI

Sewaktu di event Social Influencer Fest 2017, saya telah dipaksa oleh Tari untuk menggunakan lipstick merah ngejrengnya saat foto-foto di salah satu resort di Perak. Saya yang selama ini biasanya pakai lipstick warna netral atau nude, atau yang warna gelap, kaget juga pas lihat hasilnya. Ternyata bagus di kamera euy. Sejak saat itu jadi kepingin punya lipstick merah sendiri.

Alhamdulillah, semesta mendukung keinginan saya dan membuat saya mendapatkan sepaket kosmetik dari Amalia Halal Beauty dan ada lipstick merahnya dong. Hore!! *sorak-sorai bergembira*

Mungkin belum banyak yang tahu soal produk kosmetik Amalia. Brand ini pertama kali diluncurkan awal tahun 2017. Untuk saat ini Amalia hanya berfokus pada rangkaian lipstick, lipcream dan bedak two way cake saja. 

Wednesday, October 25, 2017

5 THINGS TO DO IN BUKIT MERAH LAKETOWN RESORT, TAIPING

Selama rangkaian acara Social Influencer Fest 2017 di bulan Mei kemaren, jadwalnya padat luar biasa. Ada beberapa hari dimana tidur terasa kurang nyenyak karena padatnya kegiatan. Thanks GOD, salah satu akomodasi kita menginap di Bukit Merah Laketown Resort selama 2 hari 2 malam, karena hari pertama kita sampai disini tengah malam euy, yang bisa bikin istirahat jadi lebih panjang tanpa harus bangun pagi-pagi dan langsung packing.
welcome to Bukit Merah Laketown Resort
Lalu ngapain saja selama 2  hari 2 malam di resort yang terletak di perbatasan Perak dan Penang ini?

1. Lomba Kayak

Kalau di Perak Agrotourism Resort kita dipersilakan melakukan kayak sebagai refreshing, di Bukit Merah kita ditantang buat lomba kayak dong! Gak tanggung-tanggung, lomba kayak harus dilakukan 2 kali putaran, oper estafet bendera dan ngiterin seperempat danau Bukit Merah! Adrenalin dan energi yang terpacu dan terkuras abis bikin sebagian peserta cewek tepar setelahnya. Hahahaha. Saya yang kadang-kadang suka mendayung saja baru kali ini kedua lengan sampai mati rasa selama setengah jam karena kelelahan. Alhamdulillah team saya menang! Gak sia-sia lah lengan mati rasa 
karena mendayung euy.
Seluruh peserta Social Influencer Fest 2017 sebelum lomba kayak dimulai
Bukit Merah Laketown Resort

Wednesday, October 18, 2017

KETIKA LUKA BUMI DIPANDANG INDAH

Ada beberapa tempat traveling yang sebenarnya bukan objek wisata yang layak dikunjungi. Contohnya saat saya berada di daerah Singkawang Kalimantan Barat. Saat saya bertemu Dinas Pariwisata daerahnya dan menyebutkan nama sebuah tempat yang berdasarkan hasil ‘wejangan mbah’ Google,  objek ini termasuk wisata yang harus dikunjungi jika sedang berada di daerah tersebut. Dan tahu tidak bagaimana reaksi orang Dinparnya? Saling pandang satu sama lain dan malah nanya balik, “itu ada di daerah sini sebelah mana ya???” Jiahhahahaa. *ngakak guling-guling sambil garuk-garuk kepala*.
Luka bumi bekas tambang yang jadi objek wisata, danau biru
Ternyata setelah kita tunjukkan foto tempatnya, orang Dinparnya cuma ber’ohh’ ria sambil bilang “itu bukan objek wisata  selain karena itu cuma bekas tambang yang tergenang, daerah sekitar situ itu tempat pembuangan sampah akhir kota ini lho”. Gedubrak! Ternyata the power of social media yang bikin foto-foto terlihat ciamik membuat bekas galian tambang pun disulap terlihat indah di pigura kamera.

Ya! Bekas tambang. Kegiatan manusia yang membuat alam terluka dan susah untuk dipulihkan kembali ini saat ini bermetamorfosa menjadi background foto-foto karena dipandang indah dalam jendela rana. Dan berikut ini beberapa bekas galian tambang yang pernah saya datangi dan dianggap sebagai objek wisata, meski dinas pariwisata setempatnya mah belum tentu atau tidak memasukkan daerah tersebut dalam list objek wisata andalan daerahnya.

Sunday, October 15, 2017

(REVIEW) HIJAB FRESH FOR HIJABER TRAVELER

Namanya cewek jilbaber atau hijaber yang doyan traveling macam saya, berpanas-panas ria saat traveling bukanlah masalah besar. Kulit kering pun cuekin saja demi tercapainya hasrat traveling kemana saja di muka bumi ini. Pulang-pulang kulit kering dan dekil mah sudah biasa. Lalu kalau ada yang nyeletuk “Makin iteman, ndah” biasanya saya ngeles dengan menjawab “Ahh nggak kok, Cuma makin eksotis aja nih kulitnya. Maklum, mataharinya lagi sayang-sayangnya sama kulit saya”. Wkwkwkwk.
Muslim traveler yang punya hobi fotografi 
Namun sekarang problema itu sudah bukan masalah lagi karena sudah ada produk hand and body lotion yang dikhususkan untuk para hijaber traveler seperti saya dan kalian yang hobi traveling. Namanya Hijab Fresh. Hijab fresh adalah perawatan kulit atau skin care terbaru dari Unilever yang dirancang khusus bagi para hijaber.

Wednesday, October 11, 2017

SUSAH SENANG CARI MAKANAN HALAL DI KAMBOJA

Sewaktu memutuskan untuk traveling ke Siem Reap, Kamboja, itu dikarenakan khilaf lihat tiket pesawat 85 ringgit alias 260ribuan saja oleh Air Asia. Itupun karena jadwal berangkatnya yang cuma berselang 3 hari dari waktu beli tiket. Maklum saat itu waktu traveling di Malaysia sudah hampir habis jatah free visa sehingga harus segera keluar dan Kamboja lah jadi negara tujuan berikutnya karena harga tiket pesawatnya yang bikin saya tidak pakai mikir belinya. Hehehe.

Meski tinggal 2 hari lagi akan berangkat ke Siem Reap, saya masih menyempatkan diri untuk sekedar membaca-baca mengenai negara ini. Maklum, saya belum pernah kesana sebelumnya dan saya hanya tahu di Siem Reap ada Angkor Wat Archeological Park yang wajib dikunjungi. Sisanya saya buta sama sekali tentang negara ini.


Setelah baca-baca artikel soal kamboja, mendadak saya parno sendiri, bahkan sehari sebelum berangkat saya sempat nangis di kamar mandi karena ketakutan. Ini serius! Betapa tidak, saya membaca beberapa artikel yang menyebutkan bahwa pemerintahan rezim Khmer Merah yang dipimpin Pol Pot ini sangat anti dengan Islam dan melakukan beberapa tindakan anarkis pada warga negaranya yang beragama Islam. Meski sekarang rezim ini telah lengser puluhan tahun silam, tetap saja saya khawatir. Saya muslim traveler dan traveling sendirian lho. Saya tidak tahu seperti apa sikap warga negara Kamboja saat ini terhadap muslim *Nangis di pojokan kamar mandi lagi*.

Wednesday, October 4, 2017

ROADTRIP KAMBOJA – THAILAND : HURU-HARA DI PERBATASAN

Kalau lagi jalan ke negeri lain yang bahasa aslinya bukan Melayu atau Inggris itu rasanya roaming luar biasa deh. Rasanya ingin punya pendamping doraemon biar bisa minta jelly penerjemahnya. Begitu pula saat saya memutuskan untuk melakukan roadtrip dari Siem Reap, Kamboja menuju Bangkok, Thailand. Selama di tengah kota Siem Reap sih kebanyakan masih menggunakan bahasa Inggris karena merupakan kota wisata, booking bus menuju kota perbatasan Poi Pet, Kamboja  pun bisa lewat hostel yang saya inapi selama 3 malam tanpa kesulitan.


Bus yang saya tumpangi ke perbatasan Kamboja – Thailand seharga 8 USD itu sudah standby di depan hostel pukul 07.30 waktu setempat dan pukul 08.00 pun berangkat menuju ke Poi Pet. Oh ya, harga bus Siem Reap – Bangkok sebenarnya hanya 12 USD, cuma beda 4 USD saja. Namun karena saya ingin merasakan langsung suasana perbatasan dan naik kereta dari Aranyaprathet ke Bangkok, makanya saya memilih tiket bus cuma sampai Poi Pet saja.

Follow Me on