5 Wisata Populer di Bulukumba, Sulawesi Selatan

Konten [Tampil]


Bulukumba. Dari kecil saya terbiasa mendengar nama kabupaten ini karena ibu dan nenek yang memang tinggal di beberapa area di Sulawesi Selatan. Selepas traveling ke Rammang-Rammang, saya dan beberapa teman pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kami ke kabupaten yang terletak sekitar 180 kilometer dari Makassar atau sekitar 4 jam perjalanan. 

tempat-wisata-di-bulukumba

Tentang Bulukumba

Kabupaten Bulukumba yang terletak di ujung selatan provinsi Sulawesi Selatan ini menarik perhatian saya dengan segala keindahan alam yang dimilikinya. Kabupaten ini memiiki luas 1.154,67 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 395.560 jiwa. Penduduknya sebagian besar merupakan suku Bugis dan Makassar.

Bulukumba terletak di koordinat 5°20” hingga 5°40” Lintang Selatan dan 119°50” hingga 120°28” Bujur Timur. Karena terletak di daerah pesisir laut, Bulukumba menawarkan panorama alam yang memikat. Batas-batas wilayah Bulukumba bersebelahan dengan Kabupaten Sinjai di utara, Teluk Bone di timur, Laut Flores di selatan, dan Kabupaten Bantaeng di barat, menambah pesona dan keragaman kawasan ini.

Secara administratif, Kabupaten Bulukumba terbagi menjadi 10 kecamatan, 24 kelurahan, dan 123 desa. Dari pesisir hingga ke pegunungannya, setiap sudut Kabupaten Bulukumba memiliki cerita dan kekayaan alamnya sendiri, menunggu untuk dijelajahi dan dinikmati keindahannya.

Sejarah Bulukumba

Berdasarkan website resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Bulukumba, penamaan “Bulukumba“ konon bersumber dari dua kata dalam bahasa Bugis yaitu “Bulu’ku“ dan “Mupa” yang dalam bahasa Indonesia berarti “masih gunung milik saya atau tetap gunung milik saya“. Cerita ini pertama kali muncul pada abad ke–17 Masehi ketika terjadi perang saudara antara dua kerajaan besar di Sulawesi yaitu kerajaan Gowa dan kerajaan Bone.

Di sebuah pesisir pantai yang bernama “Tanahkongkong“, utusan Raja Gowa dan Raja Bone bertemu. Mereka berunding secara damai dan menetapkan batas wilayah kerajaannya masing-masing.

Bangkeng Buki (kaki bukit), yang merupakan barisan lereng bukit dari Gunung Lompo Battang diklaim oleh pihak kerajaan Gowa sebagai batas wilayah kekuasaannya mulai dari Kindang sampai ke wilayah bagian Timur. Namun pihak kerajaan Bone berkeras mempertahankan Bangkeng Buki sebagai wilayah kekuasaannya mulai dari Barat sampai ke Selatan.

Berawal dari peristiwa tersebut kemudian tercetuslah kalimat dalam bahasa Bugis “Bulukumupa”, yang artinya masih gunung milik saya. Seiring berjalannya waktu, kata "Bulukumupa" kemudian mengalami perubahan proses pengucapan menjadi “Bulukumba”. Konon sejak itulah nama Bulukumba mulai ada. 

Peresmian Bulukumba menjadi sebuah nama kabupaten dimulai dari terbitnya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi, yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bulukumba Nomor 5 Tahun 1978 tentang Lambang Daerah. Hari jadi Kabupaten Bulukumba ditetapkan pada tanggal 4 Februari 1960 dengan bupati pertamanya bernama Andi Patarai.

Wisata Populer di Bulukumba

Nah, apakah kalian tertarik untuk berkunjung ke Kabupaten Bulukumba? Berikut ini beberapa tempat wisata populer yang terkenal di Bulukumba.

1. Pantai Tanjung Bira

Pantai Tanjung Bira terletak sekitar 40 kilometer dari kota Bulukumba, ibukota kabupaten Bulukumba dan berlokasi di di Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari. Pantai ini terkenal dengan pasir putihnya yang indah. 

Pantai Tanjung Bira adalah wisata populer yang paling terkenal di Bulukumba sehingga di sekitar kawasan pantainya banyak terdapat hotel, homestay, penginapan, warung makan hingga restoran yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan budget para pengunjung. 

Di hari libur, kawasan pantai Tanjung Bira akan banyak dipadati oleh pengunjung dari berbagai daerah, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. 

2. Tebing Apparalang

Tebing Apparalang terletak di Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, atau sekitar 36 kilometer dari tengah kota Bulukumba. Kawasan tebing ini memiliki keindahan tebing-tebing karang alami yang mempesona dengan jernihnya air laut. 
wisata-yang-terkenal-di-bulukumba

Kawasan Tebing Apparalang tidak memiliki pantai berpasir, namun ada sebuah dermaga kayu yang disiapkan jika pengunjung ingin sekedar berenang atau snorkeling di lautnya yang jernih. Disarankan untuk menggunakan guide saat akan berenang atau snorkling karena arus dan ombak lautnya yang terkadang cukup kencang.

3. Pantai Mandala Ria

Lokasi Pantai Mandala Ria berada di Desa Ara, Lembanna, Kecamatan Bontobahari. Meski satu area dengan Tebing Apparalang, namun kawasan pantai Mandala Ria justru menawarkan pemandangan pantai dengan pasir putih yang bersih dan air laut yang jernih. 

Di pantai yang terletak di pesisir Teluk Bone ini, pengunjung bebas untuk berenang atau sekedar bermain di pasir pantainya. Kawasan pantai ini juga tergolong ramah dan aman untuk anak-anak bermain di pantainya.
tempat-wisata-di-bulukumba

Ada beberapa penginapan dan warung makan di sekitar pantai ini sehingga memudahkan pengunjung untuk bersantai dan menikmati keindahan pantai dan lautnya. 

4. Tempat Pembuatan Kapal Pinisi

Kabupaten Bulukumba sudah terkenal sebagai produsen perahu atau kapal pinisi sejak abad ke 15. Hingga kini, para pengrajin kapal di Bulukumba tetap mempertahankan tradisi dalam pembuatan perahu pinisi. Bahkan proses pembuatan kapal di Sulawesi Selatan (Sulsel), khususnya di Kabupaten Bulukumba ini telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda lho.
tempat-pembuatan-kapal-pinisi-bulukumba

Nah, salah satu tempat untuk melihat pembuatan kapal pinisi di Bulukumba adalah di desa Tana Beru, Kecamatan Bonto Bahari. Biasanya pembuatan kapal Pinisi tradisional ini dengan menggunakan beberapa jenis kayu seperti kayu besi, kayu bitti, kayu kandole (punaga), dan kayu jati.

Di sepanjang pantai di desa Tana Beru ini bisa terlihat beberapa kapal yang sedang dibuat hingga kapal yang sudah jadi dan telah siap untuk berlayar mengarungi lautan luas.

5. Titik Nol Bulukumba

Titik Nol Bulukumba ini sebenarnya masih satu area dengan kawasan Pantai Tanjung Bira.
Kawasan ini merupakan tempat wisata baru dan telah dipercantik oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan dengan harapan bisa menarik wisatawan untuk berkunjung ke lokasi tersebut.

Area titik Nol Bulukumba atau dikenal juga sebagai Titik Nol Sulawesi Selatan ini berada pada pertemuan arus angin barat dan angin timur serta arus laut dari arah Laut Flores dan Selat Makassar.

Berbeda dengan Pantai Tanjung Bira yang menyajikan hamparan pasir putih, tempat wisata Titik Nol Bulukumba menyuguhkan pemandangan yang berbeda karena destinasi wisata ini berada di tempat yang cukup tinggi. Tebing-tebing karangnya terbentuk dari hantaman ombak yang terjadi selama bertahun-tahun.

Nah, itu dia beberapa wisata populer yang terkenal di Kabupaten Bulukumba. Sebenarnya masih banyak tempat wisata yang terkenal lainnya di Bulukumba. Berikutnya saya akan mengulas soal Wisata di Pantai Tanjung Bira. (EKW)



Comments

  1. Bulukumba aku pernah dengar pastinya, tapi gatau terlalu banyak soal tempat ini.

    Barulah setelah disebut Pantai Tanjung bira, oalaaaah ternyata tanjung bira di Bulukumba toh 😅

    Pantai bira yg lebih banyak aku baca mba. Blm Pernah juga sih kesana. Sekedar baca aja. Daerah sulawesi ini banyaaak sekali objek wisata yaa. Sayangnya aku banyak yg blm datangin. Cuma makasar thok, itupun kalo bukan outing dari kantor, mungkin sampe skrg ga pernah kesana juga 😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, yang paling terkenal memang Tanjung Biranya.. Tapi pantai-pantai di Bulukumba memang bagus-bagus banget sih.. Makanya harus banget traveling ke Bulukumba beberapa hari gitu, biar puas menikmati keindahan alamnya.

      Delete
  2. Wah, banyak tempat wisata yang mensrik untuk dikunjungi saat ke Bulukumba ya
    Penasaran sama tempat pembuatan kapal pinisi

    ReplyDelete
  3. Bulukumba, Sulawesi Selatan ini kaya banget dengan wisata pantai yaa..
    Dan karena letaknya di Sulawesi, jadi semacam hidden gems banget.

    Ibukku pernah ke Ambon dan kalau mendengar cerita beliau, effort banget kalau mau ke tempat wisata. Cuma terbayarkan setelah melihat keindahan Pantai Tanjung Bira, Pantai Mandala Ria dan Tempat Pembuatan Kapal Pinisi.

    Berasa beneran yaa.. Jalesveva Jayamahe!
    "Justru di Laut Kita Jaya"

    ReplyDelete
  4. Ya ampun, jadi ingat teman STM saya dulu asal Bulukumba, namanya Baso Faisal.
    Kalau saya ingat Bulukumba, ada 2 hal yang terbersit di pikiran.
    Pertama teman saya itu
    Kedua, perahu Pinisi
    Keren sih kalau bisa berkesempatan ke sana :)

    ReplyDelete
  5. Bulukumba adalah salah satu destinasi wisata yang amat penting di Sulawesi Selatan karena selain alam yang indah menurut saya ada satu hal yang sangat berharga yaitu lokasi pembangunan Kapal Pinisi yang merupakan salah satu kebanggaan dari negeri ini karena negeri kita adalah negeri para pelaut dan Pinisi adalah kapal yang amat tangguh untuk menjelajah lautan dari sejak dahulu kala

    ReplyDelete
  6. kadang kalau menyebut provinsi sulawesi selatan orang mikirnya cuma makassar yaa padahal sulsel itu banyak daerah lain yang juga terkenal kayak toraja dan bulukumba ini

    ReplyDelete
  7. aku beberapa kali mbak denger bulukumba apik pisan alamnya makanya sering jadi pilihan destinasi wisata. Rupanya banyak ya pilihannya duh masya Allah Indonesia cantik sekali ya.

    ReplyDelete

Post a Comment