Wednesday, May 11, 2022

Mengunjungi Wisata Ikonik Pulau Dodola

Setelah beberapa hari berada di Morotai, perjalanan tugas negara saya di provinsi Maluku Utara pun akan berlanjut ke kabupeten tetangga yaitu Kabupaten Halmahera Utara. Namun meski besok pagi sudah akan menyeberang menuju ke Tobelo, ibukota Halmahera Utara, namun hati dan pikiran saya masih resah. 

kabupaten pulau morotai

Hal itu dikarenakan sepatah kalimat yang disampaikan oleh beberapa teman saya di Morotai yang berkata: "Ke Morotai belum lengkap kalau belum ke Dodola."

Meski sudah berkali-kali mencoba negosiasi, tapi tampaknya kemungkinan untuk menyambangi Dodola semakin kecil saja dari waktu ke waktu. Malamnya, sebelum tidur, saya sudah pasrah jika tidak bisa mengunjungi salah satu ikon wisata kabupaten Pulau Morotai ini. 

Tak disangka-sangka, keesokan paginya teman saya tiba-tiba mendatangi saya dan bertanya, "Mau ke Dodola, gak? Tapi bayar speedboatnya mesti nambah nih kalau mau kesana karena mesti belok sedikit dari jalur ke Tobelo." 

Saya pun langsung berbinar-binar dan segera berkata: "Mau nambah berapa juta? Gw bayarin dah sini!!!" Sambil jejingkrakan di lobi hotel. Ehh gak kok, nambahnya gak sampai berapa juta, cuma sekitar 300 ribu aja sih.. Hehehe.

Akhirnya keinginan mengunjungi pulau Dodola pun tercapai, saudara-saudara. 

kabupaten pulau morotai
Akhirnya tercapai juga keinginan mengunjungi wisata ikonik kabupaten Pulau Morotai ini.

Btw, tiket speedboat dari Pulau Morotai ke Tobelo per orang seharga Rp. 135.000.- sekali jalan. Jika ingin charter speedboat sendiri dikenai harga kisaran Rp. 1 - 2,5 juta, dan bisa mengunjungi beberapa pulau lainnya sesuai dengan nego pemilik kapalnya. Speedboat bisa menampung maksimal 15 orang jadi kalau ada teman segeng bisa langsung charter saja. 

Namun setelah berada di Tobelo, saya justru mendapat info kalau charter speedboat itu sebenarnya bisa sekitar 700ribuan saja untuk ke 2-3 pulau, termasuk Dodola. Cuma karena kami dianggap wisatawan, makanya harganya pun melonjak seperti itu. Yah, kena harga nembak deh. 

Yasudahlah.. Mari kita lanjutkan saja mengunjung Dodola, pulau ikonik di kabupatan Pulau Morotai.

Karcis masuk ke pulau Dodola sebesar Rp. 50 ribu per orang. Pulau Dodola terdiri dari Pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil dan pulau ini terletak di sebelah barat pulau Morotai. Pulau Dodola ini bisa dikatakan sebagai pulau 2 in 1. Dua pulau yang bisa menjadi 1 pulau. 

Di saat air laut sedang surut, sekitar pukul 10.30 hingga pukul 19.00 waktu setempat, maka kedua pulau ini akan menyambung dengan hamparan pasir putih yang bersih. Namun di saat air laut pasang, hamparan pasir putih ini akan tenggelam sekitar 60-100 sentimeter sehingga terciptalah dua pulau Dodola. Total luas pulau Dodola sekitar 64 hektar. 

Hamparan pasir putih yang halus dan menghubungkan kedua pulau ini berjarak sekitar 500 meter.  Dengan airnya yang sejernih kristal, wajar saja jika pulau Dodola dinobatkan sebagai wisata pulau ikonik di Kabupaten Pulau Morotai. Berjemur di pantainya dijamin langsung bikin kulit makin eksotis deh. Jadi jangan lupa bawa sunblock ya.

penginapan-pulau-dodola
salah satu penginapan di pulau Dodola
wisata-ke-pulau-dodola
menikmati pemandangan di pantai pulau Dodola, Kabupaten Pulau Morotai

Ada beberapa hal yang membedakan pulau Dodola Besar dan pulau Dodola Kecil yaitu adanya resort atau penginapan di pulau Dodola Besar, namun tidak ada penginapan di Dodola Kecil.

Kenapa bisa begitu? 

Ternyata penyebab pulau Dodola Kecil tidak ada penginapan ataupun jarang yang menginap disana adalah karena adanya serangga agas, sejenis nyamuk berukuran kecil yang rasanya lebih gatal daripada gigitan nyamuk. 

Saat duduk di depan papan nama pulau Dodola yang berada di pulau Dodola Kecil selama 15 menit saja, kaki, wajah dan tangan saya yang tidak tertutupi kain sudah terasa gatal akibat gigitan agas ini. Padahal saya belum berjalan memasuki kawasan hutan kecil di pulau Dodola Kecil. Apa kabar kalau beneran berada di dalam hutannya ya.. Abis nih kulit kena gigitan agas. 

Akhirnya saya berjalan kembali ke pulau Dodola Besar dan menikmati keindahan laut dan pantainya yang putih bersih sambil menyeruput kelapa muda di pinggir pantai pulau Dodola Besar. Selain bermain di pantai berpasir putihnya yang jernih, di pulau Dodola juga terdapat penyewaan kano, sepeda, alat snorkel dan juga alat selam. Jadi, banyak kegiatan yang bisa dilakukan di pulau ini. 

kabupaten pulau morotai
menikmati kelapa muda sambil
mengagumi keindahan pantai Pulau Dodola.

Berdasarkan informasi di website kabupatan Pulau Morotai, di sekitar pulau Dodola ini terdapat 13 lokasi penyelaman. Selain untuk keindahan terumbu karangnya, beberapa titik lokasi penyelamannya juga memikili kapal dan pesawat perang dunia ke dua yang karam di sekitar pulau ini. Untuk yang suka menyelam, bisa menghubungi beberapa operator penyelaman di sekitar Morotai untuk penyewaan alat dan peralatan lainnya.

Sayangnya saya tidak bisa menginap di pulau Dodola ini karena harus melakukan perjalanan menuju ke lokasi berikutnya demi tugas negara yang sudah menanti. Tapi bisa mengunjungi pulau Dodola ini setidaknya membuat kunjungan saya ke Pulau Morotai terasa lengkap. (EKW)


2 comments:

  1. duh mupengggg......mau banget ke sini
    Sebelum ke pulau Dodola, ke Morotai dulu ya?
    Hihihi semua nampak asing, padahal saya orang Indonesia
    Wajib banget ke sini ya?

    ReplyDelete
  2. Cakep banget memang viewnya. Gak nyesel ya mba ngerogoh kocek buat sewa speedboat. Btw, aku baru tau loh kalau agas itu jenis nyamuk. Kukira emang bahasa daerah aja. Agas=nyamuk.

    ReplyDelete

Popular Posts