INI CARA DUKUNG BERSAMA ASIAN GAMES 2018 DARI DAERAHMU

Perhelatan akbar olahraga tingkat Asia akan segera digelar di Jakarta dan Palembang pada bulan Agustus 2018. Menilik sejarah Asian games, event pertandingan ini pertama kali diadakan di New Delhi, India pada tahun 1951 dan Indonesia pertama kali menjadi tuan rumah Asian Games ke 4 pada tahun 1962.
Sebagai acara olahraga terbesar setelah olimpiade, Asian Games diorganisir oleh Olympic Council of Asia dimana berdasarkan hasil rapat pada Olympic Council of Asia Meeting di Incheon, Korea Selatan tanggal 19 September 2014 silam, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games ke 18. Pemerintah Indonesia pun membentuk Indonesia Asian Games Organizing Committe (INASGOC)  yang menjadi panitia nasional penyelenggara Asian Games ke 18 kali ini. Penyelenggaraan acara akan berlangsung di 4 provinsi yaitu Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jawa Barat, dan Provinsi Banten.

Persiapan Asian Games, terutama di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan, sudah mencapai lebih dari 80 persen dan akan segera rampung beberapa minggu sebelum event ini berlangsung. Gaung #DukungBersama #AsianGames2018 pun bermunculan di berbagai kota di Indonesia.

Lalu bagaimana dengan saya dan mungkin jutaan orang lainnya di Indonesia yang ingin mendukung Asian Games 2018 namun punya mobilitas tinggi dan tidak berdiam di satu daerah, bahkan tinggal di daerah terpencil? Para nomaden dan digital nomad? Ada cara yang sangat mudah yaitu dengan Virtual Run. Cukup daftar di website virtual run khusus Asian Games, lalu mulailah berlari dengan menggunakan aplikasi olahraga sebagai bentuk laporannya.
ikutan virtual run Asian Games 2018
Lalu mencari tempat saat untuk lari sih sebenarnya dimana saja bisa. Namun saya ingin suasana alam yang bersih dan tenang biar lebih fokus larinya. Soalnya sudah lama tidak olahraga, takutnya kalau berlari di tempat seperti stadion atau taman kota bakalan terganggu fokusnya dengan tukang jajanan pasar. Hehehe. Maka Waduk Gunungrowo di desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong pun menjadi tempat saya untuk berlari. Sebelumnya saya pernah menyambangi waduk ini untuk mencari tempat menyepi. Anggap saja semacam lari dari kenyataan. Hohoho.


Ternyata, begitu sampai di waduk dengan luas areal mencapai lebih dari 320 hektar ini, saya menemukan beberapa spanduk bertema #DukungBersama #AsianGames2018. Wahh makin semangat deh larinya. Meski berada jauh dari pusat kota Pati, sekitar 15 kilometer, namun gaung dukung bersama untuk Asian Games 2018 sudah menembus hingga ke daerah pegunungan seperti ini euy. Lagipula banyak atlet-atlet ternama di Indonesia berasal dari daerah-daerah terpencil seperti ini lho. Soalnya latihannya langsung di alam yang penuh tantangan.
Zona berlari mengitari waduk ini pun bermacam-macam, mulai jalan aspal mulus, rerumputan, tanah bebatuan hingga jalanan beton. Jadilah lari mengelilingi waduk jadi tantangan yang lebih seru deh.  Pastinya lebih seru lagi pertandingan di Asian Games 2018 yang bermacam-macam jenis cabang olahraganya itu.

Total lari untuk satu putaran mengelilingi waduk atau bendungan Gunungrowo ini mencapai 2,5 kilometer. Namun karena ada bagian waduk/bendungan yang sedang direvitalisasi, maka saya pun harus berputar kembali berlari mengelilingi waduk untuk kembali ke tempat awal saya memulai. Padahal kalau jalannya tidak ditutup, bisa 500 meter lagi sampai ke titik awal tuh. Alhasil 4,3 kilometer pun berhasil saya dapatkan, lebih banyak dari pada target awal saya yang cuma maksimal 3 kilometer saja. 
titik startnya dimulai dari sini
bukan lari dari kenyataan, cuma lari demi dukung bersama Asian Games 2018



targetnya sih maksimal 3 kilometer, hasilnya.. 
selesai virtual run untuk hari ini.. 

Beberapa saat matahari pun mulai perlahan tenggelam di balik deretan pegunungan Muria yang mempesona. Setelah lari, menikmati sunset di waduk Gunungrowo yang cantik seperti ini tentu saja sangat menyenangkan. Teriring doa untuk para atlet Indonesia di Asian Games mendatang akan jadi pemandangan yang manis dan indah, seperti indahnya pemandangan sunset disini.
Menikmati sunset di Gunungrowo
setelah menyelesaikan virtual run Asian Games 2018
Dengan total 40 cabang olahraga yang dipertandingkan Asian Games ke 18 kali ini mari kita #DukungBersama #AsianGames2018 dari seluruh penjuru daerah di Indonesia. Baginilah cara saya mendukung Asian Games 2018 dari daerah saya. Bagaimana dengan kamu??? (EKW)

Comments

  1. Weh, keliling waduk. Udah sehat, bisa sambil dukung Asian Games. Dua pulau terlampaui :D

    ReplyDelete
  2. Ada aplikasinya juga yaa. Makin semangat untuk dukung Asian Games kalau gini.
    Tempat yang sepi dan bersih memang cocok untuk joging :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa.. bisa virtual run. tapi entah pendaftarannya masih buka atau gak sih. Saya juga udah lama banget pas daftarnya ini.
      waduk ini memang enak buat jogging2 santai dan gak berasa tau2 udah 4,3 kilo aja tuh..

      Delete
  3. sebenarnya kalau diatas 3 kilometer juga sebenarnya lebih milih sepedaan sih. masalahnya dari rumah saya ke waduk aja bisa 15 kilo sekali jalan, jalan nanjak pula. hehehe. jd motoran aja kesini lalu lari2 deh keliling waduk.
    Amin! semoga bisa jadi juara umum lagi ya Indonesia seperti dulu.

    ReplyDelete
  4. Saya juga lari kak, lari di Monas bukan lari dari kenyataan, haha..

    Tapi dengan lari ternyata bisa dukung Asien games ya menggunakan virtual run

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa.. saya juga waktu itu tahu karena ada teman yang upload di medsosnya dehh.. hehehe..
      kalau lagi di jakarta juga saya biasanya lari dari kenyataannya ya kalau gak di monas ya di GBK..

      Delete
  5. Good idea kak. Kalo saya dukungnya dengan membeli official merchandise-nya Asian Games. Lucu-lucu banget ada boneka, gantungan kunci, dan souvenir lainnya berbentuk karakter maskot Asian Games :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau beli merchandise dan souvenir asli Asian Games 2018 mah gak usah ditanya deh.. pastinya dong. maskotnya itu lho gemesin banget euy..

      Delete
  6. lari merupakan pantangan.. :D
    memang, gaung asian games tidak begitu terdengar bagi kami di daerah, kecuali besok ketika api obor tiba di Lombok..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa.. di kota-kota kecil memang gaungnya tidak seberapa. makanya rada surprise juga nemu spanduknya di waduk di pinggiran gunung begini.
      wahh pasti asyik tuh lihat relay obornya di Lombok ya..

      Delete
  7. Wah ga kerasa bentar lagi, semoga Indonesia juaraaa

    ReplyDelete
  8. Semoga Indonesia sukses di Asian Game nanti...

    ReplyDelete

Post a Comment