Showing posts with label caving. Show all posts
Showing posts with label caving. Show all posts

Wednesday, September 26, 2018

BERMAIN DI PERUT BUMI GOA TEMPURUNG, GOPENG

Meski saya pernah tergabung di organisasi pecinta alam kampus, namun ada beberapa kegiatan di alam yang justru belum pernah saya lakukan. Salah satunya adalah Caving atau penelusuran goa. Mungkin karena saya dulu lebih aktif di divisi Panjat Tebing dan Mounteneering daripada masuk-masuk goa. Lagipula sebenarnya saya rada claustrafobia, takut sama tempat sempit dan gelap.

Di Indonesia ada beberapa goa yang pernah saya masuki seperti goa Lawa di Purbalingga dan beberapa goa di daerah Sawarna. Karena goa-goa yang saya masuki ini memiliki areal yang cukup luas dan lebar maka rasa takut dengan perut bumi ini pun perlahan menghilang. Memang ya rasa takut itu harus dihadapi, bukan malah menghindari atau melarikan diri.

Baca Juga : Antara Lalay dan Langir

Saat bertandang ke negeri jiran Malaysia, saya sama sekali tidak kepikiran akan melakukan caving sama sekali. Secara biasanya cuma berkeliling di areal kota atau pinggiran kota sedikit deh. Namun tahun kemarin saya berkesempatan mengunjungi salah satu goa di daerah Gopeng, Perak, Malaysia. Kebetulan seorang teman punya klien yang akan membuat sebuah acara fun run di areal tersebut. Alhasil, saya yang saat itu memang sedang melakukan perjalanan birthday trip pun berkesempatan mengikuti tour atau survey di daerah tersebut. Anggaplah hadiah ulang tahun buat diri sendiri lah ya. hehehe..
Jalanan menuju ke perut bumi goa Tempurung, Gopeng, Perak, Malaysia

Wednesday, August 12, 2015

CAHAYA DARI LANGIT DI GOA LAWA

Iseng-iseng main-main ke kampung orang setelah momen Lebaran membawa saya dan beberapa orang teman mengunjungi kawasan wisata Goa Lawa di Purbalingga, Jawa Tengah. Goa yang terbentuk akibat endapan lava dari gunung Slamet ini berada di desa Siwarak, kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Goa ini memiliki panjang 1,5 kilometer dengan luas mencapai 5 kilometer. Goa ini sudah dibuka untuk umum oleh pemerintah daerah setempat sehingga akses masuknya sudah terdapat jalur jalan yang diterangi lampu dan beberapa guide yang ada di beberapa titik.

Langkah kaki dan candaan ringan menemani dan menggema di seluruh sudut goa ketika kami memasuki tiap bagian lekukan goa. Saya dan teman mendadak berhenti di depan sebuah cekungan, cekungan itu pendek, tingginya hanya 1 meter. saya mencoba berjongkok dan mengarahkan sinar lampu senter ke dalamnya. Gelap! Tak ada cahaya yang memantul di dindingnya. Sepertinya lubang itu terlalu dalam dan kecil. Tidak seperti ruangan lain yang diberikan lampu di beberapa sudutnya.

Popular Posts

Follow Me on