Thursday, June 7, 2018

SEKILAS DI BENDUNGAN PICE PENINGGALAN BELANDA


Sungai Lenggang merupakan sungai terbesar dan terpanjang di pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Demikian informasi yang saya dapatkan dari keluarga teman saya yang tinggal di Belitung. Di sungai yang mengalir dari perbatasan kabupaten Belitung Barat hingga ke pesisir timur pulau Belitung ini terdapat sebuah bendungan bersejarah peninggalan Belanda. Secara posisinya yang tidak jauh dari lokasi replika SD Laskar Pelangi, hanya 1,2 kilometer, maka usai berfoto di dermaga Kirana sungai Lenggang, saya pun segera menuju bendungan bernama Pice Besar itu.

bendungan Pice Besar di Belitung
Bendungan Pice  terletak di desa Gantung, kecamatan Gantong,  Kabupaten Belitung Timur. Bendungan yang terletak di hulu sungai Lenggang ini dibangun pada tahun 1936 – 1939 oleh seorang insinyur Belanda bernama Sir Vance. Bendungan Pice  yang memiliki panjang 50 meter ini memiliki 16 pintu air dengan lebar pintu masing-masing 2,5 meter. 


Nama bendungan Pice sebenarnya didapatkan dari nama Sir Vance yang dilafalkan oleh orang lokal  sesuai dengan lidah Indonesia sehingga nama Vance terdengar seperti Pice. Yah namanya juga pelafalan orang lokal ketemu nama asing, Vance jadi Pice deh. Entah huruf N nya lari kemana. hehehe.  

Bendungan ini awalnya dibangun oleh perusahaan Timah Belanda untuk mengatur tinggi rendahnya permukaan air sungai Lenggang sehingga mempermudah sistem kerja kapal keruk untuk eksplorasi tambang Timah di Belitung. FYI. Biji timah di Belitung itu merupakan salah satu tambang biji timah terbaik di dunia lho.

Saat ini bendungan Pice masih berfungsi dengan baik, namun beralih fungsi menjadi sarana irigasi bagi lahan pertanian di sekitar sungai Lenggang. Saya pun hanya sebentar berada disini, menikmati sejuknya udara di sekitar bendungan tersebut yang sedang mendung kala itu sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju lokasi lainnya. (EKW) 

31 comments:

  1. Betul.. Belanda kalo bikin bangunan nggak setengah2.. Dan mereka berpikir untuk jangka yang samgat panjang...

    Salam kenal
    kakve-santi.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul.. arsitektur belanda hingga kini masih eksis dan kokoh meski tidak atau belum dibelum ya.
      Salam kenal juga 😊

      Delete
  2. Bangunan peninggalan kolonial Belanda, tak terkecuali bendungan Pice ini selalu kuat strukturnya dan menarik diamati.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa strukturnya arsitektural bangunan belanda memang kuat dan tinggi ya. Jadi cukup eye catching dilihat dari kejauhan sekalipun

      Delete
  3. Bukti bahwa dulu pulau Belitung dulunya termasuk daerah terkaya di Indonesia. Buktinya bangunan kokoh dan tua banyak dijumpai di sini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa.. belitung memang tidak sekedar cantik, tapi juga kaya karena penghasil timah terbaik di dunia.

      Delete
  4. Wah, sudah berapa dasawarsa berlalu tapi pintu bendungan itu masih terlihat kokoh. Penjajahan Belanda di atas bumi pertiwi memang seperti koin dan dua sisinya. Satu sisi ada penderitaan, namun tidak bisa ditampik ada berbagai macam peninggalan hebat yang patut disyukuri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yahh kalau mau bicara sejarah mah banyak dukanya memang tapi banyak juga yang bisa dipelajari dati peninggalannya yang masih tersebar dimana-mana

      Delete
  5. Replies
    1. Emang muka saya kayak orang belitung ya??
      Saya sih orang Indonesia. Hehehe

      Delete
  6. Bendungan Pice, aku baru tau tentang ini. Terlihat kokoh meskipun sdh beralih fungsi ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu saya diajak kesini juga sebenarnya belum tau tentang sejarahnya. Tapi ternyata bagus dan menarik untuk dibahas sih.

      Delete
  7. Asyik juga wisata di bendungan Pice, sambil menatap sungai terbesar dan terpanjang di pulau Belitung.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa. Asik sih buat leha-leha. Sebenarnya dari dermaga Kirana ada tuh wisata naik perahu buat susur sungai Lenggang tuh

      Delete
  8. orang jeguran toh mbak sekalian nanggung main air :D , salam kenal dari wong deso magetan :D internet susah amat disini skrng harus ke rumah mbah wkkwkwk , ane curhat ia :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak jeguran aja udah basah mas, kehujanan. Hehehe
      Kemaren main ke Belitung pas musim hujan soalnya, bulan Desember.
      Saya juga orang desa kok mas, dari Pati.

      Delete
  9. Vance menjadi Pice haha. Tapi keren juga bendungannya masih berfungi sampai sekarang hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa.. lidah orang jaman dulu yang belum pernah ketemu nama asing sih ya.. hahahaha..

      Delete
  10. Belanda kalau bikin suatu bngunan emang selalu bgus dan awet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa.. karena mereka mungkin punya rencana jangka panjang yang bagus jadi sekalian bangun yang besar dan kokoh aja gitu..

      Delete
  11. Waw keren.. jadi penasaran juga Sama belitung. Dibtempat ku juga Ada bekas bangunan belanda dan bangunannya mirip2 Castil gitu.. dun jadi MAU ikutan ngerivew peninggalan beraejarah juga jadinya ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahh menarik tuh, di daerah mana mbak?? Ayo dong ditulis dan di share

      Delete
  12. Saya juga selalu kagum dengan bangunan Belanda
    Banyak di Makassar bangunan Belanda yang masih kokoh sampai sekarang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya.
      Di Makassar juga banyak. Udah lama nih saya gak main kesana euy.

      Delete
  13. Bendungan Pice ya namanya. Kapan itu pas ke Belitung kayaknya lewat bendungan ini deh, cuma nggak tau namanya. Tapi sempat terbersit sih kalau ini bendungan yang dibangun di masa lalu karena tampak kokoh, beda banget sama kebanyakan bendungan di daerah lain yang baru-baru ini dibangun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah sayang sekali gak menyempatkan mampir di bendungan ini. Bangunannya memang kokoh. Saya belum pernah ke bendungan lainnya jadi belum bisa membandingkannya

      Delete
  14. Baru tau kalo bijih timah terbaik itu ternyata ada di Belitung :) Bendungan Pice ini kelihatan kuat dan kokoh banget ya hhmm... Belum penah jalan2 ke Belitung. Mudah2an masih terus berfungi sampai nanti ya biar bermanfaat buat penduduk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa.. makanya di belitung itu banyak lahan-lahan sisa tambang gitu deh. ayo mbak main-main ke belitung. seru lho

      Delete

Follow Me on