Wednesday, June 27, 2018

ADA DANAU BAGUS DI AYAMARU

"Ada danau bagus di Ayamaru"

Demikian pesan singkat adik saya. Lalu dibalas oleh bapak saya

"Mbak boleh pergi kalau ada temannya".

Saya memaklumi kekhawatiran orangtua saya karena sudah 10 tahun saya tidak pulang ke Sorong. Selain itu, meski tinggal lama di Sorong, saya tidak pernah kemana-mana di luar Sorong, paling hanya pulau Doom dan Jeffman di waktu kecil dulu.

Baca juga : Menembus Malam di Hutan Papua Barat

Usai dijemput om (adik sepupu Bapak) saya dan dibawa menuju ke kota Teminabuan, kabupaten Sorong Selatanan, beliau tidak bisa membawa saya berkeliling karena harus masuk kantor keesokan harinya. Akhirnya, saya pun dititipkan ke keluarga lainnya yaitu sepupu dari Ibu saya. Saat itu, saya tidak terlalu bisa berharap bisa mengunjungi danau yang berada di kabupaten sebelah, kabupaten Maybrat itu.


Saya pun menghabiskan waktu dengan bertukar cerita bersama keluarga yang baru pertama kali saya jumpa ini.  Tanpa sengaja saya menyebut keinginan untuk bertandang ke Ayamaru dan danau yang katanya bagus itu. Lantas mereka pun berkata : "Mau kesana? Ayo sudah kita jalan sekarang". Alhamdulillah, pucuk dicinta ulam tiba. Tepat pukul 13.30 waktu setempat saya bersama om, tante dan sepupu yg masih SD pun berada di jalanan Teminabuan - Ayamaru.
Jalanan di kabupaten Maybrat, Papua Barat
Siang ini cuaca cerah dengan beberapa awan putih menghiasi birunya langit. Saya selalu suka paduan hijau dan lebatnya hutan dengan langit biru dan awan  putih yang menggantung di atas sana. Kecantikan alami di tengah rimba. Sesekali kendaraan melaju perlahan saat melewati beberapa jalanan rusak lalu kembali melecut di tengah lebatnya rimba belantara Papua Barat.

Setelah perjalanan sekitar 1 jam 10 menit, kami sudah memasuki kawasan kota Ayamaru di kabupaten Maybrat, provinsi Papua Barat. Di kejauhan terlihat danau Ayamaru yang memiliki luas 980 hektar. Tak berselang lama, mobil pun mulai memasuki kawasan hutan semak di luar kota Ayamaru dan 15 menit kemudian, memasuki kawasan distrik Framu.
Gerbang Selamat Datang menuju danau Framu
Patokan menuju danau hanya berupa sebuah gerbang biru langit bertuliskan "Selamat Datang" di tengah hutan. Mobil terpaksa di parkir di dekat gerbang masuk berwarna biru langit itu. Jika menggunakan mobil 4WD atau double gardan, perjalanan masuk menuju hutan di sekitar danau tersebut masih bisa dilanjutkan. Namun karena mobil yang kami gunakan hanya mobil MPV standar, maka perjalanan kendaraan kami terhenti di gerbang tersebut. Jalanan berupa tanah merah bisa menjadi licin dan membuat roda mobil slip saat akan keluar nanti. Lagipula jarak gerbang menuju danau kabarnya tidak sampai  1 kilometer.

Selain jalanan berupa tanah merah, beberapa ratus meter jalan juga sudah dicor atau dibeton. Lalu jalanan kembali didominasi tanah. Selanjutnya, beberapa ratus meter terakhir kami memasuki jalanan setapak memasuki hutan. Tapi jangan khawatir, jalan setapak cukup lebar dan terlihat jelas, meski tidak ada papan petunjuk satu pun jua.
Jalanan menuju danau Framu yang sudah dibeton
jalanan setapak di hutan kecil menuju danau Framu


Semakin lama tajuk hutan semakin rendah dan terbuka hingga terlihatlah di sela-sela ranting pohon kolam air berwarna hijau toska yang cantik. Itulah danau Framu, Ayamaru, Papua Barat. Senyum saya pun langsung melebar saat melihat jernihnya danau ini. Danau Framu sebenarnya merupakan bagian kecil dari pinggiran danau Ayamaru. Ada bagian dari danau Framu yang menyambung menuju ke danau Ayamaru di sebelahnya.
Ada warna cantik danau Framu di rerimbunan pohon dan semak
inilah danau bagus di Ayamaru, danau Framu


Di danau Framu, sudah ada sekelompok muda-mudi Papua yang sedang bermain di danau ini. Disini ada sebuah perahu kayu, entah siapa yang menaruhnya disana. Mereka asyik berdayung sampan berkeliling danau dan beberapa diantaranya meloncat dari pohon di tepi danau menuju ke bagian tengah danau yang terlihat lebih dalam dibandingkan bagian pinggiran danau.

Saking jernihnya, dasar kolam berpasir putih di kedalaman lebih dari 3 meter bisa terlihat dengan jelas. Beberapa batang kayu terlihat di tengah danau, mungkin beberapa orang sengaja memasukkan batang kayu itu untuk mengukur kedalamannya. Selain itu banyak ikan yang hilir mudik di dalam danau yang terlihat jelas itu.
Beningnya danau Framu di Ayamaru
beberapa anak Papua meloncat ke danau Framu di Ayamaru

Stunning view
Danau Framu, Ayamaru, kabupaten Maybrat, Papua Barta
Jernihnya air tentu saja membuat saya tidak tahan kalau tidak menceburkan diri disini. Saya pun sibuk mengabadikan gambar demi gambar, mulai dari tepian danau hingga naik di atas perahu bersama salah satu anak Papua, Jansen yang membantu saya mendayung perahu melintasi tengah danau Framu.

Duhhh duhh betapa jernih airnya. Begitu perahu merapat ke tepian, saya pun meletakkan kamera dan handphone di atas batu di pinggiran sungai dan langsung mencemplungkan diri di danau ini. Duhh ademnyaaa.. bikin nyess di hati dan badan. Bahkan saya tidak ragu mereguk setangkup air danau untuk diminum. Sakit perutnya di rumah saja yaa.. *sugesti diri sendiri* hehehe.
Senangnya bisa menceburkan diri di danau Framu, distrik Ayamaru,
kabupaten Maybrat, provinsi Papua Barat
Meski belum puas berada disini namun matahari sudah semakin rendah di ufuk timur. Mau tak mau saya dan keluarga harus beranjak dari danau ini meskipun enggan. Bahkan beberapa kali saya sempat turun kembali ke tepi danau untuk sekedar kembali mencelupkan kaki ke danau dan mengambil beberapa foto kembali. Duhh belum puas. Pengen ngecamp disini deh rasanya.

Jernihnya danau Framu di Ayamaru tidak akan pernah terlupakan. Terima kasih Ayamaru. Terima kasih Papua Barat. Terima kasih ya Allah. (EKW)

56 comments:

  1. adik iparku sering dapet tugas ke papua, aku sempet nanya "gimana di sana orang2nya", dia jawab oke2 aja hehehe

    pengalaman mahal ini bisa menikmati indahnya papua :) danaunya bikin mupeng, aku jadi penasaran sama tulisan2 lainnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tulisan saya soal papua barat belum banyak sih mbak, soalnya kemaren tidak terlalu fokus buat explore.

      Kemaren pulang lebih banyak main ke rumah teman buat jalin silaturahmi lagi. 😊

      Delete
  2. Ya Allah cantik nian Ayamaru ini Mbak Endah. Airnya itu lho mengundang banget untuk diselami. Atau mematut-matut diri ditepi dengan berfoto :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, kemaren sempat gak mau pulang.. tapi ingat lokasinya yang ditengah hutan ya mau gak mau pulang juga. Hehehhe

      Delete
  3. Waahh seperti ketemu harta karun. Kereenn.
    Kalo di desa sebelah rumahku ada semacam sendang atau kolam air gitu keruh sayangnya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa.. senang banget waktu ketemu danau ini jernihnya memang bikin seger banget.

      Kawasan di sekitar distrik Ayamaru dan Teminabuan memang terkenal sebagai sumber air bersih sih, sungainya aja bersih dan jernih disana

      Delete
  4. Wih iya bersih banget ya air danaunya sampai warnanya tosca gitu.. sorong emang banyak tempat keren ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini bukan di Sorong mas, beda kabupaten. Jaraknya sekitar 4-5 jam dari sorong.

      Delete
    2. Wah berarti banyak daerah di sana yang bisa di-eksplore... ah semoga bisa kesana untuk eksplore..

      Delete
    3. om saya cerita bahwa salah satu sepupu saya suka explore hutan dan ketemu beberapa air terjun cantik disana. sayang saya cuma 2 hari 1 malam berada di Teminabuan jadi belum bisa explore hutannya lebih lanjut.
      Mudah2an mas dan saya juga bisa berkesempatan ke tanah papua lagi ya.
      Amin!!

      Delete
  5. Itu danaunya bisa biru dan jernih ya. Masih alami dan terlindung di dalam hutan. Seperti mendapat harta karun bisa main-main di danau.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa.. makanya saya bersyukur banget bisa berkesempatan mengunjungi danau cantik ini.

      Delete
  6. Kamu beneran asli Sorong kak? Wah bahagianya dirimu punya kampung halaman cantik. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan kk hanum, saya asli orang Indonesia kok. Pernah tinggal di Sorong selama 15 tahun aja sih.

      Delete
  7. Cantik sekali danaunya.Jadi ingin ke Sorong, ketemu saudara

    ReplyDelete
  8. Jernih banget airnya, dan seru banget kalau main di danau itu, apalagi loncat dari atas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau mungkin mainnya dari pagi mungkin saya juga akan loncat dari atas tuh.
      soalnya saya butuh waktu buat adaptasi ketinggian dan kedalaman danau. hehehe

      Delete
  9. Duuhh cakep bener warna air nya. kayaknya seru itu jalan menyusuri hutan. Kalo berenang di danau situ, untuk keperluan bilas apa ada tempatnya? kayaknya sepi yah ga ada rumah warga juga disekitar situ?
    Kapan yah sempet main ke Papua, belum kesampean kesana :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. bilas buat apaan mas? itu air tawar bersih banget lho, saya aja sempat minum beberapa teguk sebelum menceburkan diri. hehehe
      kalau buat ganti baju mah nyari semak2 yang rimbun aja sih, kalau gak seperti saya, berjemur sebentar sampai baju agak kering baru pulang deh..
      mudah2an bisa berkesempatan main ke papua yaa. Amin!!

      Delete
    2. Astagfirullah khilaf, mikirnya itu air asin, abis warnanya kayak laut, cakep bener warnanya. Hahaha. Berarti masih asri itu. Ah papua mah bagus semua kayaknya yah. Amiinn mudah-mudahan dikasih kesempatan kesana.

      Delete
    3. hahahaha.. ada yang khilaf.. mungkin butuh a*ua?? apa air kolam danau framu aja yang segar dan alami biar bisa kembali fokus?? hehehe.
      Amin untuk semua doanya mas.

      Delete
  10. Wah, cantik banget danaunya. Airnya jernih banget. Itu mobil ditinggal di gerbang yang jaraknya satu kilometer dari danau aman?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebenarnya di pintu gerbang situ ada rumah penduduk sih, biasanya dia minta tarif untuk parkir mobil kalau tidak salah 50ribu per mobil. tapi pas kemaren saya kesana sepertinya pemiliknya lagi ke kota jadi rumahnya kosong.
      Alhamdulillah sih cukup aman karena saat itu benar-benar tidak ada penduduk di sekitar sana di radius 5 kilometer

      Delete
  11. cantik bangeeet danaunya mbaaa...aku jadi pengen langsung nyemplung!

    ReplyDelete
  12. Wow banget danaunya. Bisa sampe biru gitu ya airnya. Pengen ngapung disitu ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa.. saya aja takjub melihatnya.. bisa biru bening gitu euy..

      Delete
  13. MasyaAllah! Indah nian danaunya, macam pantai di siang terik, super biru!

    Makin menggebu niat, kapan saya bisa menginjakkan kaki di tanah Cendrawasih itu, hehe. Biidznillah lah someday XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya Allah segera ada rejeki untuk mengunjungi dan mengekplore Papua dan Papua Barat ya. Amin!!

      Delete
  14. aman to itu?
    tiada ular?
    tiada buaya?

    :D

    saya cuma masih penasaran, seperti apa sih udara di Papua?
    pulau yang lebih banyak tumbuhan dari pada manusianya..
    saya membayangkan betapa sejuknya disana, jauh dari polusi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah cukup aman mas, mungkin karena di daerah dekat situ mulai dibuka untuk pengunjung sehingga jalan sudah dibuka cukup lebar. Kalau siang saya kira cukup aman. entah kalau malam ya.

      Udara di tengah hutan sih sangat bersih dan sejuk lah. wong gak ada kendaraan, paling 1 atau2 kendaraan saja.

      Delete
  15. Cakep bener warna birunya ... 👍
    Kayak pemandangan di lukisan.
    Eksotis banget ya !

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas. makanya jadi senang berlama-lama di danau ini.
      cantiknya pake bangetss

      Delete
  16. Bener-bener bisa jadi tempat pelarian dari segala penat dan kesibukan. Masih belum banyak dikunjungi wisatawan ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa. tempat ini lebih banyak diketahui orang lokal sih..
      mungkin juga ada yang kesini tapi pas weekend gitu.
      pas saya kesana hari selasa sih sepi ajaaa..

      Delete
  17. Saya pernah ..juga tapi ke Merajkenya, pemandangannya memang sangat mengagumkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh saya malah belum pernah ke Merauke. masih dalam bucket list tuh kota di ujung paling timur Indonesia.

      Delete
  18. ITU GILAAA DANAUNYA BISAAAA BIRU SEKALIIII SUNGGUH ._.

    ReplyDelete
  19. Jadi pengen ke sana, keliatannya seger banget ya danau nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. harus banget kesana mbak.. biar bisa merasakan langsung kesegarannya.

      Delete
  20. Wahh bagus banget danau nyaa..tapi jauhh ke papua haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. sekali-sekali main yang jauh-jauh lahh.. Papua kapan lagi.
      hehehe

      Delete
  21. Wah mantep banget mbak,, warnanya contrass sama alngit juga :D asyik ya kalau siang siang gitu ngadem disekitaran danau :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa.. saya sampai terpana lihat warnanya.. cantik bangets!!

      Delete
  22. Sedap, Indonesia Timur selalu bikin bangga ^^

    ReplyDelete
  23. wiiih danau nya indah banget. Jadi ingin deh pergi kesana.

    ReplyDelete
  24. Selama ini yang saya tau yang bagus dan kece di Papua itu hanya Raja Ampat. Ternyata masih banyak banget destinasi wisata bagus lainnnya ya. Danau Framu ini salah satunya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh.. papua seluas itu mah masih banyak banget mbak tempat bagus dan kece yang belum terekspose, apalagi di tengah hutan begini.
      waktu dan keuangan lah yang bikin rada susah menjelajahi papua euy..

      Delete
  25. Danau nya emank bagus bngat tapi ternyata di Sorong yaa..

    Selain raja Ampat ternyata masih ada destinasi apik lainnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan di sorong sih, beda kabupaten.
      danau ini ada di kabupaten Maybrat, sekitar 4-5 jam dari kota sorong

      Delete

Follow Me on