Wednesday, April 14, 2021

Mengenal Kabupaten Pati

"Tinggal di mana sekarang, ndah?" 
"Di Pati,"
"Oh, di mana tuh? Sulawesi?"
"Bukan, di Jawa kok," 
"Oh, Jawa Timur, sebelah mananya?" 
"Bukan! Di Jawa Tengah, area pantura," 
"Ohh, dekat sama Pekalongan gak?" 
"Hadeuhhhh.."

Obrolan seperti itu sering terjadi pada saya saat ngobrol dengan beberapa orang teman saat mereka mengetahui saya berasal dan saat ini tinggal di Pati. 

Namun, setelah lebih dari 3 tahun menetap di kota kelahiranku, Pati, Jawa Tengah, saya akhirnya sadar memang tidak banyak orang yang tahu mengenai kota yang punya semboyan Pati Bumi Mina Tani ini. Padahal ada banyak hal yang terkenal di kota Pati ini lho. 

Sedikit perkenalan, secara administratif, kabupaten Pati memiliki luas 150.368 hektar dan terdiri dari 21 kecamatan, 401 desa, 5 kelurahan, dan 1106 dukuh. Sebagian besar wilayah Pati adalah dataran rendah karena dekat dengan laut. 

Namun, ada beberapa bagian dataran tinggi di wilayah selatan yang berbatasan dengan kabupaten Blora dan Grobogan berupa perbukitan kapur dan juga wilayah barat laut yang berbatasan dengan Kudus dan Jepara yang merupakan wilayah pegunungan Muria.

Nahh... bagi kalian yang belum tahu soal Pati, ini nih beberapa hal yang identik dengan kota Pati. Siapa tahu ada yang tertarik mengunjungi kotaku ini.

1. Kota Bandeng.


Buat kalian-kalian yang selalu berkata berkata "Bandeng presto tuh dari Semarang," sini lah main ke Pati, kuajak main ke kecamatan penghasil bandeng presto, yaitu kecamatan Juwana. Ya! Kecamatan Juwana penghasil bandeng presto Juwana yang tersohor itu berada di area kekuasaan kabupaten Pati. Logo kabupetan Pati aja ikan bandeng euy.. Tugu Bandengnya ada tuh di jalur pantura. 
mengenal kabupaten Pati
Tugu Bandeng, Kabupaten Pati, Jawa Tengah

Juwana merupakan salah satu sentra Usaha Pengolahan Ikan (UPI) di Jawa Tengah dan juga memiliki industri olahan terasi udang tradisional atau rumahan. Jadi, selain bandeng presto Juwana, terasi dari Juwana juga suka dijadikan oleh-oleh khas kabupaten Pati. 

2. Kota di jalur pantura Semarang - Surabaya


Yang bilang gak ngelewatin Pati pas dari Semarang ke Surabaya atau sebaliknya, wahh minta dipalak nih ama preman pantura *tunjuk diri sendiri* .wkwkwkwk. 

Setiap kali menjelaskan posisi kabupaten Pati, saya harus merunut kota di jalur pantura yaitu, Semarang, Demak, Kudus, PATI, Rembang, Lasem, dan seterusnya. Soalnya dua kota yang mengapit kota ini, yaitu Kudus dan Rembang jauh lebih tenar daripada Pati. Entah kenapa kalau merunut nama kota di jalur pantura ini, kota Pati pasti dilewatin begitu aja seolah tidak ada. 

Saat ini jalur pantura yang melewati Pati ada 2, yaitu melewati tengah kota Pati yang dikhususkan untuk kendaraan kecil, seperti mobil dan motor, dan jalur lingkar luar Pati, yang dikhususkan untuk kendaraan besar seperti bus dan truk. Namun, kedua jalur ini pasti akan melewati tugu Bandeng itu, jadi tidak mungkin kelewat deh.

Jadi, siapa tuh yang bilang, setelah Kudus tuh Rembang atau Jepara.. Sambit pake bandeng presto nih. Wkwkwkwk.. 

Note: Ke arah Jepara sebenarnya tidak melewati Pati, karena ada 2 jalur yang langsung menuju Jepara dari Kudus yang tidak melewati Pati.

3. Kota Pabrik Kacang.


Tahu kan merek kacang terkenal se-Indonesia bahkan mungkin sedunia?? Nahh pabriknya tuh ada di Pati. Bukan cuma satu, tapi ada dua, yaitu pabrik Kacang Dua Kelinci dan kacang Garuda. Dua-duanya ada di kabupaten Pati. Khususnya Kacang Dua Kelinci itu asli punya kota Pati. Kalau gak percaya, gih liatin bungkus kacang Dua Kelinci. Alamatnya ada dimana coba. Kabupaten Pati, kan. 

mengenal kabupaten Pati
Pabrik kacang Dua Kelinci di Kabupaten Pati. Jawa Tengah.

mengenal Kabupaten Pati
di dalam toko milik pabrik Kacang Dua Kelinci, Pati

Kalau yang ingin bertandang untuk mengenal Kabupaten Pati, selain Bandeng Presto, oleh-oleh camilannya ya kacang dari dua merek ini. Keduanya punya toko persis di depan pabriknya langsung. Jadi, beberapa merek khusus yang biasanya diekspor ke luar negeri dan gak ada di toko-toko lokal dan nasional akan ada di storenya langsung. Asik kan. Bisa buat oleh-oleh bocah di rumah.

Btw, sampai sekarang saya belum tahu apakah bisa melakukan tur ke dalam pabriknya atau tidak. Tapi kalau ada, seru juga kali ya. 


4. Gunung Muria. 


Gunung Muria itu adanya di Kudus?? Ohh cuma sebagian saja kawan. Bagian timur dan tenggara gunung Muria masuk ke dalam wilayah kekuasaan kabupaten Pati. Kalau dari arah Pati, Gunung Muria ini berada di wilayah barat laut kabupaten Pati. 

Jalur wisata menuju ke gunung Muria pun bisa melewati Pati bagi yang berasal dari Surabaya. Kalau ingin ke Makam Sunan Muria, jarak dari tengah kota Pati hanya sekitar 25 kilometer atau sekitar 30 menit saja. Namun, memang jalur lewat kabupaten Pati tidak seterkenal yang di kota Kudus sih.

5. Punya Kuliner Khas. 


Selain bandeng presto yang sudah pasti kuliner spesialnya, Pati juga punya kuliner lain yang tidak ada di tempat lain yaitu Nasi Gandul dan Soro Kemiri. Ada juga olahan ikan bandeng seperti tahu bakso, sempolan, dan bakso bandeng yang bisa dinikmati di sini. Pokoknya yang doyan seafood mah di sini bisa puas makannya.

Nasi Gandul Pati
Nasi Gandul, salah satu kuliner khas Pati


Nah itu dia keunikan dari kabupaten Pati. Soal objek wisatanya bagaimana? Oh tentu saja ada, mulai dari wisata sejarah, alam, hingga budaya juga ada. Tapi itu nanti saya bahas lain waktu di lain postingan ya. Jadi, sekarang siapa yang tertarik mengunjungi kota Pati nih?? (EKW)

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Follow Me on