Wednesday, November 14, 2018

MENYAPA SENJA DI BONTANG KUALA DENGAN SEPORSI GAMI BAWIS

Siapa yang disini yang suka menikmati senja atau matahari terbenam? Bagaimana jika senja itu dinikmati di sebuah desa nelayan yang terletak di tepian muara sungai? Tentu saja akan jadi pengalaman indah yang tak akan terlupakan. Hal inilah yang saya nikmati ketika mengunjungi kota Bontang di Kalimantan Timur.
Gerbang kota Bontang, Kalimantan Timur
Bontang merupakan kota yang terletak sekitar 5-6 jam dari kota Balikpapan, 2-3 jam dari kota Samarinda atau sekitar 120 kilometer dari kota Samarinda. Perjalanan menuju kota industri ini pun akan menempuh jalan yang berkelok-kelok menyusuri hutan dan perkebunan di sepanjang pesisir Kalimantan Timur. Meski kunjungan tugas negara kala itu cukup singkat di kota Bontang, namun saya berkesempatan menyaksikan perayaan ulang tahun kota ini di tahun 2013 lalu, menikmati sunset di sebuah kampung air atau kampung nelayan Bontang Kuala, dan mencicipi kuliner khasnya yang bikin lidah bergoyang.

Baca Juga : Meriahnya Bontang City Carnival

Sebenarnya, selama tugas negara disana, karena waktu yang terlalu mepet, saya serasa banget diburu-buru waktu. Baru mau mengambil gambar beberapa menit, sudah diajakin pindah lokasi. Saya sampai sempat uring-uringan seharian. Untuk menenangkan diri, saya meminta untuk mengambil gambar timelapse matahari terbenam di sebuah tempat dengan alasan stok footage. Maka ditunjukkan Bontang Kuala karena desa nelayan ini merupakan salah satu desa wisata kampung air yang terkenal di kota Bontang.

Bontang Kuala adalah sebuah kelurahan yang merupakan desa nelayan yang terletak di kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, provinsi Kalimantan Timur. Dengan luas areal mencapai 627 hektar, wilayah Bontang Kuala terdiri dari pemukiman di darat dan pemukiman di atas air/laut. Sebagian besar rumah penduduk dibangun di atas air, dengan menggunakan kayu dan bentuk rumah panggung. 10 Rukun Tetangga (RT) dari 16 RT yang ada di Bontang Kuala merupakan areal pemukiman di atas air. Itu sebabnya Bontang Kuala juga sering disebut sebagai kampung air.

Begitu sampai di Bontang Kuala, saya pun langsung kabur dari team dengan alasan mau segera mencari spot untuk sunset. Padahal niat sesungguhnya memang mau memisahkan diri saja sih dari team. hehehehe. Setelah menyusuri jalanan yang berupa jembatan kayu, akhirnya saya menemukan spot yang tepat untuk membuat video timelapse sunset. Setelah kamera video on, maka saya pun bisa deh berjalan-jalan di sekitar situ untuk foto-foto sambil tetap mengawasi kamera.
menanti sunset / senja di Bontang Kuala
Suasana sunset / senja yang mendung di Bontang Kuala
Salah satu sudut Bontang Kuala, Kalimantan Timur
Btw. Saya di kantor dulu tuh terkenal suka bikin timelapse, padahal itu mah cuma alibi untuk punya waktu foto-foto sendiri sih. Soalnya namanya timelapse, kamera harus ON tanpa digerakkan setidaknya 1 jam kalau untuk matahari terbit dan terbenam. Waktu yang lumayan banget kan buat saya beristirahat atau malah sibuk keliling cari objek foto lainnya. Hehehe.

Bagitu pula waktu yang saya dapatkan kurang lebih 45 menit di Bontang Kuala. Menyapa penduduk yang penasaran dengan kamera foto dan video saya, menikmati hilir mudik nelayan yang baru pulang, atau sekedar duduk terdiam menatap senja yang semakin jatuh di antara bangunan rumah panggung warga di kampung air ini.

Setelah matahari terbenam sepenuhnya, saya pun diajak menuju ke sebuah rumah makan di ujung Bontang Kuala yang menghadap ke laut untuk mencicipi kuliner khasnya yaitu Gami Bawis. Seperti apa sih Gami Bawis itu? Jadi Gami itu sebenarnya sejenis sambal khas di Bontang sedangkan Bawis adalah jenis ikan yang hanya ditemui di perairan kota Bontang. Jadi Gami Bawis itu ya ikan Bawis yang dimasak dengan sambal Gami. Gami Bawis biasa disajikan di cobek tanah liat yang dipanaskan. Jadi mirip dengan hotplate gitu deh.
Kuliner khas Bontang, Gami Bawis
Sayangnya, rumah makan tersebut sedang tutup. Akhirnya saya pun dibawa ke sebuah rumah makan lainnya yang terletak di kota Bontang. Saya lupa persis dimana letaknya, karena sudah malam juga sih jadi saya tidak terlalu memperhatikan nama rumah makannya, apalagi perut sudah mulai keroncongan nih.

Secara memang sudah jadwalnya makan malam juga, jadi seporsi Gami Bawis panas pun habis dengan cepat. Bahkan saya nambah lagi satu porsi. Maklum, saya penggemar makanan pedas dan seafood jadi Gami Bawis ini jadi cocok banget deh sama selera saya. Oh ya, seporsi Gami Bawis biasanya tersaji dengan 3 ekor ikan Bawis. Apalagi ikan Bawis ini punya daging yang lumayan tebal dan rada manis, mirip ikan Baronang berukuran kecil deh. Enak banget deh pokoknya. Makin lahap deh makannya. Lalu segelas es jeruk pun menjadi penutup yang manis.

Rasanya kebayang deh menikmati Gami Bawis ini di Bontang Kuala sambil menikmati sunset. Saat ini cuma bisa menikmatinya di waktu yang terpisah. Suatu saat main ke Bontang lagi deh dan harus banget nih nongkrong dengan tenang di Bontang Kuala sambil menikmati seporsi Gami Bawis dengan nasi hangat sambil menatap matahari terbenam di laut Kalimantan. (EKW)

41 comments:

  1. Tidak ada foto gami bawisnya mbak, penasaran 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mbak.. terima kasih lho sudah komentar..
      tadinya abis nulis saya langsung mau edit foto.
      apalah daya komputer lama ini mendadak ngehank jadi upload fotonya ketunda euy..
      tapi sekarang fotonya sudah ada tuh.. selamat (menikmati) membaca.

      Delete
    2. Jadi pengen nyoba bikin timelapse. Hehe kalau aku pengennya menikmati senja sambil baca buku tapi di luar Jakarta. Btw, aku suka fotonya, mba. :)

      Delete
    3. timelapse sebenarnya gampang kok.. apalagi smarphone sekarang sudah banyak beredar apps buat foto timelapse jadi lebih simple deh. tinggal taruh di tripod atau permukaan rata lainnya biar tidak goyang, tinggal direkam deh.
      terima kasih udah suka foto dan artikelnya, mbak. :)

      Delete
  2. Waah indahnya sekali pemandangannya
    Jadi ngiler liat Gami Bawis hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. gami bawisnya memang menggoda banget. apalagi yang doyan makanan pedas. wajib banget dicoba nih kuliner khas Bontang.

      Delete
  3. ish saya malah belum nyoba gami yang udah booming lama

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh sayang banget belum nyoba si bami gawis. enak lho.. apalagi pedasnya nampol banget nih. hehehe
      *kompor.com*

      Delete
  4. Gami Bawis bikin mupeng habis..
    Baca ini jadi ingat suami 2 minggu lalu baru tugas dari sini hihihi..
    Bawa amplang dan mantou..enaaak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. kuliner khas bontang ini memang menggoda banget ya.
      makanya wajib dicoba deh.
      btw, mau dong amplang dan mantounya mbak. hehehe

      Delete
  5. pemandangannya indah ya mba :)
    bami gawis itu gulai ikan ya ? nebak nebak lihat gambarrnya ^_^ penasaran pengen nyobain

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, pemandangan di Bontang Kuala memang indah banget.
      Bami Gamwis itu sebenarnya mirip pecel lele atau ayam gitu, tapi sambelnya banyak dan ditaruh di pirih tanah liat yang dibakar, jadi mirip hotplate deh.

      Delete
  6. Cantiknya Kalimantan Timur. Itu keliatannya enak ikan bumbu kuning dengan potongan cabenya. Yummy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalimantan Timur masih banyak tempat yang bisa dijelajahi lho.
      itu si Gami Bawis itu ikan yang disambelin dan ditaruh di hotplate sih sebenarnya. hehehe.

      Delete
  7. orang komentar enak karena ga lihat tanggungjawab pas bertugas, taunya kan cuma jalan-jalannya, padahal ya....

    btw beneran aku juga kalo bisa nyicipin gami bawis bakalan suka soalnya pecinta masakan ikan

    ReplyDelete
    Replies
    1. yahh begitulah orang kalau lihat tugas orang lain. kadang cuma lihat enaknya aja, tapi belum tentu tahu dukanya tugas itu euy.

      buat pecinta kuliner ikan dan sambal, si Gami Bawis ini wajib banget dicoba lho.

      Delete
  8. Gami Bawis, aku pikir semacam barang apa eh ternyata makanan yaa. Hehe. Mirip mirip ikan kuah kuning ga sih mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gami Bawis ini ikan yang disambelin dan dibikin hotplate sih sebenarnya, jadi kuahnya ya sambelnya itu.

      Delete
  9. Gami Bawisnya bikin salfok hehe.. Botang ini masih terlihat asri dan suasana pedesaanya begitu kental ya ka.. cocok banget untuk refreshing.. menikmati sunyinya desa dari hiruk pikuk kota ya ka.. semoga suatu saat nanti aku bisa berkunjung ke bontang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bontang memang kota kecil yang nyaman sih. tapi kalau ada perayaan kota ya jadi ramai juga tuh.
      mudah-mudahan bisa segera berkunjung ke Bontang ya mba. Amin!

      Delete
  10. Aku belum pernah ke Bontang
    Kotanya cantik ya. Senjanya indah sekali, menghangatkan hati
    Apalagi kulinernya. Menggoda euy

    Semoga suatu hari kesampaian main ke Bontang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bontang kota industri yang kecil tapi menyenangkan.
      apalagi kuliner khas bontang tuh enak-enak banget.

      Delete
  11. Wah aku mah belum nyobain gami bawis. Tempatnya unik pakai hot plate yang biasa dipakai untuk stik

    ReplyDelete
    Replies
    1. harus banget niih dicoba kuliner khas bontang si Gami Bawis, saya pas lihat hotplate ya aja langsung excited banget, makanya sampai habis 2 porsi deh. hehehe

      Delete
  12. Duh itu penampakan gami bawis. Bakal berapa porsi nasi ya kalau saya makan gami bawis. Kelihatannya enak banget :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya sih makan nasi cukup 1 porsi aja, tapi Gami Bawisnya gak cukup 1 porsi tuh. hehehe

      Delete
  13. Saya js penasaran, soalnya berasa banget perjalanannya di setiap tutur tulisannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sudah membaca. senang deh kalau jadi berasa ikut perjalanan saya hanya dengan membaca tulisannya. sebagai penulis, kubahagia!

      Delete
  14. Bontang. Satu hal yang kuingat tu kayak area tambahng gtu ya mbak?
    Gami Bawis nyam, itu kyknya emnggoda selera makanannya :D
    Ooo jd di sana banyak kampung air gtu ya mbak? Khas area Kalimantan ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, bontang memang terkenal sebagai kota industri karena banyak perusahaan ternama ada disini.
      buat penyuka seafood dan makanan pedas sih wajib banget coba si Gami Bawis ini nih. enak banget deh

      Delete
  15. Mbaaa.. itu enaaakk bangeettt , belom pernah nyobain, tapi liat fotonya aja udah ngiler.
    Sebagai asli Sulawesi emang nyaris sama dengan Kalimantan ya, banyak nelayan dan ikannya beragam :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wehh ada orang sulawesi toh. Iya, beberapa daerah pantai kalimantan mungkin punya kuliner yang mirip dengan Sulawesi, banyak seafood dan bumbunya mantap.

      Delete
  16. Bagus sekali ya Indonesia ini.... Makanannya juga luar biasa macam-macam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Indonesia memang kaya dengan berbagai macam budaya dan kuliner yang menggoyang lidah. makanya harus banget nyobain semuanya sepuasnya. hehehe

      Delete
  17. belum pernah coba makan ikan Bawis, patut dicoba ahh

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya belum pernah nyoba ikan Bawis yang belum dibumbuin sih, jadi belum bisa ngasih tau seperti apa rasanya ikan yang banyak di perairan Bontang ini.

      Delete
  18. bersih dan damai...cantic cantic fotonya.
    terima kasih mau berbagi

    ReplyDelete
  19. Hai, mba, sepertinya ini kunjungan perdana ya.
    Sambal gami memang khas Bontang.
    Aku juga sudah coba beberapa kali. Nampol pedasnya ^^

    Selain Bontang Kuala, Bontang juga punya tempat wisata yang lain seperti tempat pelelangan ikan Tanjung Limau, Graha Mangrove dan Pulau Beras Basah.

    Kalau ke Balikpapan, boleh nih colek aku.
    Siap jadi dayang-dayang ne ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa.. saya memang baru perdana main ke Bontang euy.. dan waktunya singkat banget. mungkin lain waktu bisa kesana semingguan gitu biar bisa main-main ke tempat-tempat menarik yang mbak sebutkan tuhh..

      Insya Allah kalau ada kesempatan ke Balikpapan lagi pasti dicolek-colek deh. hehehe

      Delete

Follow Me on