Wednesday, August 24, 2016

(SUSAH) MOTRET DI UPSIDE DOWN

Bali. Setelah lebih dari 3 tahun saya tidak menjejaki pulau Dewata ini, akhirnya saya kembali kesini demi sebuah tugas negara yang mulia. *#eaa mulai lebay*. Denpasar menjadi kota dimana saya harus berkeliling dan melihat sudah banyak perubahan yang terjadi di kota ini sejak terakhir saya mengunjunginya. Salah satunya adalah hadirnya Upside Down World.

Upside Down World adalah sebuah galeri seni yang berada di Jalan Bypass Ngurah Rai no 762, Pemogan, Denpasar, Bali. Keunikan galeri seni ini adalah beberapa ruang dan perabotan yang sengaja dipasang terbalik, entah itu di dinding atau di atap. Bahkan beberapa nama petunjuk pun sengaja disusun terbalik seperti tulisan tiket dan free wifi.


Harga tiket cukup fantastis menurut ukuran backpacker macam saya, Rp. 100.000. Tapi kan lagi tugas negara, kantor lah yang bayar jadi mari kita masuk. *aji mumpung*

Sesampai di dalam saya memang melihat beberapa ruangan dengan furniture yang ditempel ke atap/plafon ruangan. Hmm trus situ pikir gampang gitu akting berlagak semacam ditarik ke udara atau jatuh??? Sumpah susah banget. Beberapa kali teman saya mencoba pun posisi badannya tidak sesuai yang terlihat di contoh foto yang ditempel di dinding tiap ruangan.

Akhirnya saya memilih untuk mengamati pengunjung lain yang juga ternyata kebingungan. Beberapa pegawai Upside Down yang disiagakan di tiap ruangan untuk membantu mereka-reka akting jatuh pun belum sepenuhnya bisa diikuti oleh pengunjung. Saya pun hanya diam mojok di tiap sudut ruangan sambil mengamati tiap pengunjung yang berusaha mengabadikan gambarnya disini.
Setelah hampir 1 jam lebih mengamati, akhirnya saya sedikit paham cara memposisikan badan di tiap ruangan.

Dan berikut ini beberapa hasil foto di Upside Down World. Ehh.. Mbak-mbak penjaganya cukup membantu lho untuk diminta bantuan memotret atau memberikan contoh bagaimana akting di setiap sudut ruangannya. (EKW)

2 comments:

  1. Sekarang banyak yaa up down ini, ada bali jogja bandung

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas cumi, tp saya blm pernah berkunjung yang di kota lain sih.. mungkin nanti bila ada kesempatan ngelayap lagi.

      Delete

Translate

There was an error in this gadget
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...