Wednesday, June 3, 2015

PECICILAN DI STONE GARDEN

Siang-siang dan panas-panas begini memang rasanya salah pakai coat tebal main-main ke wilayah Stone Garden yang merupakan padang terbuka ini. Stone Garden, ini merupakan wilayah di Bandung Barat yang sedang menanjak kepopulerannya. Tepatnya berada di kampung Girimulya, Desa Gunung Masigit, kecamatan Cipatat, Padalarang, Bandung Barat. Disebut sebagai stone garden karena di padang ini terdapat batu-batu besar berbagai ukuran di ketinggian sekitar 900-an mdpl dengan luas wilayah mencapai 2 hektar.

Biaya masuk ke wilayah taman bebatuan ini cukup murah, hanya Rp. 5.500/orang, itu sudah termasuk paketan ke goa Pawon di bawahnya. Sedangkan biaya parkir berkisar Rp.2.000 - Rp.5.000 tergantung kendaraannya. Oh iya, memasuki wilayah Stone garden, akan ada tambahan biaya, Rp. 3.000,-yang katanya sih semacam biaya kebersihan begitu deh.
Meski demikian, itu tidak menyurutkan langkah saya untuk berkeliaran di taman batu ini, bahkan ada beberapa bebatuan yang saya panjat. Padahal beberapa batu-batuan ini memiliki tekstur kasar dan tajam, mirip bebatuan di kawasan gunung berapi. Ah iya, untungnya saya juga membawa payung jadi meskipun matahari bersinar dengan cukup terik siang itu, saya masih bisa berkeliaran dengan bebas.

Perpaduan padang rumput hijau dan bebatuan dengan gradasi warna putih, abu-abu dan hitam menjadi daya tarik taman batu alami ini. Saya bahkan melihat ada pemotretan pre wedding di tempat ini. Aihh.. mereka terlihat romantis deh. *Tiba-tiba mupeng* Saya pun beralih ke wilayah lain untuk mencari spot keren buat difoto.
Meditation style level pro..
kata saya sih.. hehehe.. 
Main angle demi foto langit yang dramatis
Pic. by Noviar T
Beberapa kali memanjat, beberapa teman saya pula sedikit mengingatkan untuk berhati-hati dan tidak memanjat terlalu tinggi. "jadi ngilu dan ngeri melihatnya" kata salah seorang teman saya. Hehehe.. Maklum! Sudah cukup lama tidak berkeliaran dan pecicilan di tebing jadi adrenalin sedikit terpacu. Namun saya mencoba sangat berhati-hati mengingat sebelumnya pernah diingatkan untuk tidak menantang bahaya hanya demi sebuah foto. Jadi percayalah, beberapa foto saya di atas bebatuan, benar-benar telah dipastikan keamanan diri saya sendiri sebelum berpose. Beberapa di antaranya malah cuma manipulasi angle kamera supaya terlihat dramatis kok. Hehehehe..
Bersama teman-teman menikmati taman batu.. 
Mungkin akibat kepanasan, aksi pecicilan saya di atas bebatuan tidak berlangsung lama. Sekitar 1 jam kemudian, saya menuju saung kecil di tengah taman batu ini untuk beristirahat dengan beberapa teman. Seperti untuk hari ini cukup petualangan saya di taman bebatuan ini. Secara keseluruhan, Stone Garden layak dikunjungi. Pastikan membawa payung atau topi dan air minum yang cukup. Jangan lupa sampah dibawa turun lagi ya!! (EKW).

4 comments:

  1. Replies
    1. ada beberapa sih..
      salah satunya yang deretan batu tegak lurus (di foto pertama) yang deket watermark @endahkwira .. :)

      Delete
  2. Mbak Endah, Lokasinya jauh dari pemukiman warga kah? Trus perjalanannya butuh waktu berapa lama untuk mencapai spot?


    Salam dari Padang ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mbak Rifa, Sebenarnya stone garden ini lokasinya agak jauh dari perumahan warga. Penduduk setempat lebih mengenal area ini sebagai bagian dari kawasan situs goa Pawon. Dari perumahan warga jika naik ojek mungkin sekitar 15 menit. Waktu kesana, saya dan teman-teman menyewa bus dari Jakarta.

      Dari parkiran goa Pawon menuju ke lokasi sekitar 30 menit jalan kaki menanjak. Kalau malas jalan nanjak, bisa naik ojek juga menuju ke bagian atas tempat warung makan atau pintu masuk menuju ke area stone garden ini..

      semoga membantu,

      Delete

Translate

There was an error in this gadget
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...