Wednesday, March 4, 2015

ROADTRIP JAKARTA - LAMPUNG

Panik, takut, Deg-degan sekaligus senang memang bercampur jadi satu saat pukul 2 siang di kantor saya duduk di depan komputer dan memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Lampung. Memang sih dari Jakarta ke Lampung itu dekat. Masalahnya saya belum pernah sekalipun ke Lampung dan ini solo traveling lho. Mana berangkatnya malam pula, bagaimana tidak panik???

Tapi seorang teman kantor yang saya beritahukan tentang niat mau ke Lampung ini cuma memberikan jawaban “Kamu solo traveling ke luar negeri saja bisa, masa ke Lampung sendirian tidak bisa sih?” Iya sih. Memang biasa kemana-mana sendirian, tapi baru kali ini memutuskan berangkat dengan waktu semepet ini.  Kalau trip-trip yang sebelumnya setidaknya saya sudah tau jalan atau sudah pesan tiket beberapa bulan sebelumnya. Jadi trip ke Lampung ini benar-benar saya tidak tahu jalan dan belum tahu transportasi secara sambung-menyambung menuju ke Lampung.

Namun, karena sudah diniatkan sejak sebulan yang lalu akan traveling ke Lampung, ya sudahlah.. mari kita berangkat!! Persiapannya? Kirim pesan ke teman yang tinggal di Lampung kalau saya akan datang, pulang kantor jam 5 sore, Ambil daypack yang sedang dipinjam sama Irma Siregar dan sampai di rumah jam 8 malam lewat, Isitrahat dan makan malam 30 menit, beres-beres kamar 30 menit (biar kalau pulang bisa langsung tidur di kamar yang masih rapi, hehehe) lalu packing 30 menit. Jam 10 malam kurang saya pun berangkat.


Transportasi yang saya gunakan untuk menuju ke Lampung adalah sebagai berikut:
-          Lenteng Agung – Pasar Minggu (angkot) Rp. 3.000
-          Pasar Minggu – Pancoran (metromini) Rp. 3.000
-          Pancoran – Slipi (bus P.55) Rp. 4.000
-          Slipi – Terminal Merak (bus patas AC) Rp. 35.000
-          Merak – Bakauheni (kapal ferry) Rp. 15.000
-          Bakauheni – Kalianda (angkot kuning) Rp. 15.000

Sepanjang perjalanan saya tidak bisa tidur, kalaupun tidur juga tidak terlalu pulas, antara khawatir dan takut ada orang iseng sama ingin menikmati suasana malam di jalanan. Ternyata perjalanan menuju ke Lampung memang tidak sesulit yang saya kira. Perjalanan Slipi – Merak menempuh sekitar 3 jam perjalanan. Begitu sampai di terminal Merak saya langsung menuju ke pelabuhan Merak yang jaraknya cuma 500 meter. Banyak ojek yang nawarin sih, tapi melihat ada penumpang lain yang juga menuju ke pelabuhan dengan berjalan kaki ya saya ikut saja dibelakangnya. Hehehe..

Sampai di Pelabuhan Merak, antri beli tiket dan langsung menuju ke kapal yang kebetulan baru saja datang dari Bakauheni. Langsung diarahkan oleh petugas untuk menuju ke  kapal. Tidak usah khawatir nyasar deh.. Yang mau nyeberang ke Lampung banyak kok. Kalau malas nanya, ikut aja orang-orang yang sudah beli tiket di depan kalian sampai masuk ke kapal. Hehehe..

Masuk ke Kapal, kesan pertama, kapalnya lumayan bagus juga. Dibandingkan dengan kapal ferry waktu saya Roadtrip Jakarta - Bali, kapal ferry Merak-bakauheni ini masih lebih baik. Ada ruangan AC, TV, bahkan tempat buat tiduran. Dengan harga 15.000 harga murah dengan pelayanan yang bagus sih menurut saya. Jempol buat PT Pelni deh. Perjalanan Merak – Bakauheni memakan waktu sekitar 2,5 jam perjalanan. Diatas kapal ini saya baru bisa tertidur lumayan pulas sekitar 2 jam lah. Pas bangun waktu sudah menunjukkan pukul 05.30.

Begitu kapal bersandar di Pelabuhan Bakauheni, saya pun segera turun dari kapal dan menuju tempat parkir bus yang berada tepat di depan pelabuhan. Selanjutnya saya menuju ke daerah Kalianda, tempat teman saya. Ahhh ternyata perjalanan ke Lampung sendirian seru juga ya. Sebulan kemudian, saya kembali menuju ke Lampung, kali ini bersama teman-teman untuk mengunjungi 2 pulau di sekitar desa Ketapang. Lampung ternyata bisa menjadi pelarian sementara atau liburan singkat di kala bosan dengan rutinitas. (EKW) 


12 comments:

  1. eheem eheem yg ferry di lampung ga diceritain

    ReplyDelete
    Replies
    1. ferry di Lampung yang mana ya??
      coba saya diingatkan lagi..
      hehehehehe..

      Delete
  2. Eh slipi - merah sudah 35 ribu yaaa, kapan lalu patas ac aja cuman 20 ribu dan itu bangku nya juga yg sudah 2 - 2 lho

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas..
      ini perjalanan tahun lalu sebenarnya.. sebelum BBM naik..
      hehehehe..

      Delete
  3. Minta info dong, jadwal bis dari slipi itu per brp menit ya? Slipi Jaya atau slipi aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. di slipi.. jadwalnya gak ada karena memang nunggu bus merak yang lewat aja mas..

      Delete
  4. owh saya baru tau di Slipi ada terminal bis ke Merak. Di sebelah mananya pak..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di slipi gak ada terminal bis, cuma nunggu di pinggir jalan aja kok..

      Delete
  5. Replies
    1. Maaf, saya gak tau mba.
      soalnya saya kemana-mana selalu naik angkutan umumnya.

      Delete
  6. Replies
    1. Maaf, tidak bisa membantu,
      saya tidak pernah sewa kendaraan di Lampung, cuma naik angkutan umum saja.

      Delete

Translate

There was an error in this gadget
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...