Showing posts with label malaysia. Show all posts
Showing posts with label malaysia. Show all posts

Monday, December 16, 2019

BAHAGIA BERSAMA AIRASIA: PENGALAMAN SERBA PERTAMA KALI


Hari itu sudah larut malam. Namun kelopak mata saya masih belum terpejam karena rasa nervous sekaligus excited yang membuncah di dada. Padahal saya ada penerbangan pukul 05.30 pagi. Dinginnya udara kota Bandung masih belum cukup untuk menenangkan pikiran saya.

Ini adalah penerbangan saya yang pertama kali ke pulau Sumatera. Sebelumnya, saya belum pernah menginjakkan kaki di pulau terbesar ketiga di tanah air ini. Ingatan saya pun kembali ke beberapa bulan sebelumnya. Kala itu AirAsia mengumumkan beberapa rute baru dengan harga termurah 5.000 IDR.
Saya yang malas bangun pagi pun jadi semangat bangun pagi demi traveling euy..
Pilihan saya pun jatuh pada Pekanbaru karena ini kota yang jarang dilirik oleh para traveler lain dan juga karena pertimbangan saya belum pernah berkunjung ke pulau Sumatera sama sekali. Meski jaringan cukup crowded kala itu, saya akhirnya berhasil mendapatkan tiket Bandung-Pekanbaru.

Friday, October 25, 2019

SELALU ADA ALASAN UNTUK KE KUALA LUMPUR

Jika ditanya negara mana yang bisa didatangi untuk yang baru pertama kali backpacker ke luar negeri, maka Malaysia selalu berada di urutan teratas. Negara tetangga yang punya sejarah panjang yang sama dengan Indonesia ini memang paling mudah untuk disambangi bagi yang ingin mencoba traveling ke luar negeri untuk pertama kalinya.

Kuala Lumpur adalah ibukota negara yang selalu menjadi tujuan utama untuk traveling. Lucunya, saya pertama kali traveling ke Malaysia justru bukan ke Kuala Lumpur, namun ke Kota Kinabalu di negara bagian Sabah, Malaysia yang letaknya di pulau Kalimantan (kalau warga Malaysia menyebutnya sebagai Borneo).
Namun setelah sekali mengunjungi Kuala Lumpur di akhir tahun 2015, ternyata banyak hal yang bisa saya lakukan di Kuala Lumpur dan membuat saya selalu punya alasan untuk kembali traveling ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Wednesday, October 23, 2019

SEJUK SEKEJAP DI AIR TERJUN LATA KEKABU MALAYSIA

Secara setiap kali traveling ke Malaysia tahunya cuma tengah kota dan cafe, maka kali ini saya berkesempatan mengulik sejenak soal wisata alam di sana. Kali ini saya akan berkesempatan menyambangi sebuah air terjun di Malaysia.
air terjun lata kekabu
Jalanan menuju air terjun Lata Kekabu di Malaysia
Sebelumnya saya sudah pernah mengunjungi beberapa air terjun di Malaysia yang berada di wilayah Royal Belum State Park, Perak yang mungkin butuh sedikit perjuangan karena harus menggunakan houseboat dan speedboat untuk mengunjunginya.

Baca Juga : Basah Kering di Royal Belum

Nah, kali ini saya berkesempatan mengunjungi air terjun di Malaysia yang bisa dijangkau dengan jalur darat. Air terjun itu bernama Lata Kekabu yang terletak di Hutan Lipur seluas 10 hektar dan berada di kawasan Tasik Chenderoh, Lenggong, Perak. Dari pusat kota Kuala Kangsar jaraknya sekitar 25 kilometer atau sekitar 9 kilometer dari pusat kota Lenggong.

Kalau dari kota Kuala Lumpur jaraknya hampir mencapai 270 kilometer atau sekitar 3 jam perjalanan. Jadi yang mau kesini mending menginap sekalian karena di daerah sekitarnya banyak wisata alam lainnya yang bisa dinikmati.

Kota terdekat dengan air terjun di Malaysia ini adalah kota Tampan Air dan air terjun Lata Kekabu ini memang masuk wilayah teritori kota itu. Yes, benaran deh itu nama kotanya. Silakan googling kalau tidak percaya. Hehehe.

Wednesday, September 11, 2019

MENIKMATI ALAM DI SAHOM VALLEY RESORT, KAMPAR MALAYSIA

Meski hanya merupakan kota kecil di pinggiran kota Ipoh, Kampar merupakan salah satu kota kecil yang tenang dan teduh dan berjarak sekitar 30 menit dari Ipoh. Dengan alamnya yang masih asri ala pedasaan, beberapa resort pun berdiri dan dibangun disana. Jadi, saya pun mencoba mencari-cari tempat menginap di Malaysia yang jauh dari keramaian.

Salah satu tempat menginap di Kampar, Malaysia yang pernah beberapa kali saya datangi Sahom Valley Resort. Letaknya sekitar 45 menit dari pusat kota Ipoh. Biasanya yang kesini adalah orang-orang yang sudah bosan dengan hiruk pikuk kota besar dan mencari pelarian yang sunyi dan tenang.
Menginap di Malaysia
Menikmati Alam di Sahom Valley Resort Kampar, Malaysia
Dengan tagline 'When Nature Inspires', resort ini memang dibangun sedemikian rupa sehingga dikhususkan untuk mereka yang senang dan ingin menikmati alam di Sahom Valley Resort Kampar.

Sahom Valley Resort ini dikelola oleh komunitas dari penduduk setempat. Meskipun tempatnya yang nyempil dan jauh dari kota, sampai masuk-masuk hutan dan kebun kelapa sawit, tapi percayalah, suasana di sana bikin betah.

Wednesday, April 10, 2019

PLAN B, COFFEE SHOP DI TENGAH KOTA TUA IPOH

Kota Ipoh di Perak, Malaysia ini memang cukup terkenal sebagai tempat asalnya white coffee. Itu sebabnya buat yang ingin wisata kuliner di Ipoh, Malaysia, maka mengunjungi coffee shop atau kedai kopi biasanya menjadi salah satu tujuan kulinernya. Banyak kedai kopi di Ipoh yang bisa dikunjungi, salah satunya adalah cafe Plan B.
Plan B, Coffee Shop di Ipoh
Plan B
Coffee Shop di Ipoh, Perak, Malaysia
When your Plan A doesn't work, there's always a plan B for you.

Ini kalimat yang mendadak muncul di kepala saya saat melihat tulisan di dindingnya. Plan B. Coffee shop di kota Ipoh, Perak, Malaysia. Namanya cukup mudah diingat dan sekali saya melihatnya, namanya langsung nempel di kepala saya berhari-hari. Kedai Kopi ini punya tagline "Your New Local".

Saat pertama kali mengunjungi kota Ipoh, saya belum berkesempatan memasuki dan mencicipi kopi di cafe Plan B ini meski saya sempat mondar-mandir di sekitarnya hampir setengah hari untuk mengambil gambar di kawasan kota tua Ipoh ini. Saya hanya sempat mencicipi beberapa kuliner jalanan di beberapa gang kota Ipoh.

Baca Juga : Jejak Warisan Ipoh

Wednesday, January 9, 2019

JEJAK WARISAN IPOH

Ada beberapa kota di Malaysia yang pernah saya sambangi. Namun entah kenapa, hanya Ipoh yang selalu terngiang-ngiang di hati dan kepala saya setiap saat saya mendengar Malaysia terucap. Pertama kali menjejakkan kaki di Ipoh, saya malahan benar-benar belum tahu soal ibukota dari negara bagian Perak ini. Saat itu teman saya cuma mengabari bahwa ia perlu bantuan saya untuk bertemu kliennya disana. Jadilah saya segera menuju Ipoh di malam tahun baru 2017.


Yup! saya berangkat dari Jakarta di siang hari tanggal 31 Desember 2016 dan saat menuju ke Ipoh, waktu sudah menunjukkan pukul 01.30 malam di tanggal 1 Januari 2017. Baru kali ini saya menghabiskan malam tahun baru estafet dari Jakarta ke Penang lalu lanjut ke Ipoh. Hehehe.

Baca Juga : Visit Perak Yukss!

Setiba di Ipoh jam 3 pagi waktu setempat jadi saat itu saya sama sekali tidak bisa melihat apapun, apalagi homestay tempat saya menginap berada di kota Gopeng, sekitar 40 menit dari kota Ipoh. Ada kerjaan di Ipoh kenapa menginapnya di Gopeng? Karena homestay punya klien, jadi tidak keluar biaya lagi. Lagipula saya diantar jemput ini, bisa duduk manis saja sampai kemana-mana kok. hehehe.

Friday, December 21, 2018

PESONA ALAM DAN EKSOTISME SUKU JAHAI DI ROYAL BELUM

Wilayah taman nasional merupakan salah satu wilayah yang susah-susah gampang untuk dimasuki. Jangan di negara lain, di negara sendiri pun tidak banyak yang bisa memasuki wilayah taman nasional, kecuali ikut open trip atau travel agent atau memang punya kenalan ranger, guide atau penduduk lokal di sekitar taman nasional.

Itu sebabnya saat ada kesempatan mengunjungi salah satu wilayah taman nasional di Malaysia tentu saja tidak saya lewatkan. Taman nasional yang akan saya kunjungi adalah Royal Belum, yang terletak di dekat bagian paling utara Malaysia, dekat dengan perbatasan Malaysia - Thailand. Royal Belum ini sebenarnya juga merupakan bagian dari Belum - Temenggor Forest Complex (BTFC) dimana sebagian areal BTFC ini juga termasuk kawasan hutan di Thailand.
Kawasan Royal Belum, di Perak, Malaysia
Oh ya, di Malaysia, Royal Belum ini sebenarnya masih belum secara resmi menjadi taman nasional. Areal Royal Belum disebut sebagai state park alias taman negara yang artinya pemerintah daerahnya (dalam hal ini negara bagian Perak) masih diizinkan untuk mengelola hutan untuk produksi dan masih terbuka untuk dikembangkan lebih lanjut. Namun karena hutan Royal Belum merupakan salah satu dari hutan tertua di dunia, usianya mencapai 130 juta tahun, maka pemerintah Perak pun lebih mengembangkan Royal Belum sebagai tempat penelitian dan eco-tourism yang dikelola oleh beberapa tour agent resmi yang ditunjuk pemerintah.

Wednesday, September 26, 2018

BERMAIN DI PERUT BUMI GOA TEMPURUNG, GOPENG

Meski saya pernah tergabung di organisasi pecinta alam kampus, namun ada beberapa kegiatan di alam yang justru belum pernah saya lakukan. Salah satunya adalah Caving atau penelusuran goa. Mungkin karena saya dulu lebih aktif di divisi Panjat Tebing dan Mounteneering daripada masuk-masuk goa. Lagipula sebenarnya saya rada claustrafobia, takut sama tempat sempit dan gelap.

Di Indonesia ada beberapa goa yang pernah saya masuki seperti goa Lawa di Purbalingga dan beberapa goa di daerah Sawarna. Karena goa-goa yang saya masuki ini memiliki areal yang cukup luas dan lebar maka rasa takut dengan perut bumi ini pun perlahan menghilang. Memang ya rasa takut itu harus dihadapi, bukan malah menghindari atau melarikan diri.

Baca Juga : Antara Lalay dan Langir

Saat bertandang ke negeri jiran Malaysia, saya sama sekali tidak kepikiran akan melakukan caving sama sekali. Secara biasanya cuma berkeliling di areal kota atau pinggiran kota sedikit deh. Namun tahun kemarin saya berkesempatan mengunjungi salah satu goa di daerah Gopeng, Perak, Malaysia. Kebetulan seorang teman punya klien yang akan membuat sebuah acara fun run di areal tersebut. Alhasil, saya yang saat itu memang sedang melakukan perjalanan birthday trip pun berkesempatan mengikuti tour atau survey di daerah tersebut. Anggaplah hadiah ulang tahun buat diri sendiri lah ya. hehehe..
Jalanan menuju ke perut bumi goa Tempurung, Gopeng, Perak, Malaysia

Wednesday, August 29, 2018

MANDI LUMPUR DI LABU KUBONG

Kapan terakhir kali kalian berlumuran lumpur?
Kalau saya sih mungkin waktu SD dulu saat main bola bersama teman-teman di Sorong, Papua Barat sambil hujan-hujanan. Seru sekali kenangan itu. Maklum, rumah saya di Sorong dikelilingi kebun dan rawa jadi kena air sedikit mah langsung lumpur dimana-mana.

Cuma sesi pemotretan di sawah Labu Kubong kok
Tahun lalu, saat menghadiri acara Social Influencer Fest 1.0 untuk campaign Visit Perak 2017, Malaysia, saya berkesempatan berkubang lumpur lagi. Kok bisa?

Salah satu agenda SIF 1.0 2017 adalah tinggal bersama penduduk setempat di beberapa daerah lewat program homestay. Selain homestay di Bagan Datok, saya dan seluruh peserta kembali ditempatkan di homestay di daerah Labu Kubong, Perak, Malaysia. Berbeda dengan daerah Bagan Datok yang dekat dengan wilayah muara sungai dan laut, Labu Kubong dikelilingi perbukitan dan sawah.

Baca Juga : Jadi Orang Lokal di Bagan Datok

Wednesday, April 4, 2018

MENCARI JEJAK MURAL DI MELAKA

Selain kota Kuala Lumpur, kota lain yang sering dikunjungi olah wisatawan jika berkunjung ke Malaysia adalah Melaka. Kota ini merupakan salah satu kota tua di Malaysia yang punya sejarah dan budaya yang menarik. Selain itu, kota pelabuhan ini juga punya jalanan dengan seni mural yang artistik. Mural di Melaka memang sedikit berbeda dengan seni mural yang saya temui di kota Ipoh beberapa waktu lalu. Namun tetap menarik untuk diabadikan.
Berjalan mencari mural di Melaka, Malaysia dimulai dari sini.
Baca juga : Ada Mural di Ipoh 

Namanya mencari mural di jalanan ya seperti biasa, saya dan beberapa teman harus berjalan keluar masuk gang perumahan orang di kota Melaka. Sebenarnya sih lokasi tidak terlalu jauh dari pusat kota Melaka dan Jonker Street, sekitar 10 sampai 30 menit jalan kaki. Cuma beberapa mural di Melaka benar-benar berada di gang kecil yang kalau cuma ditengok sambil lewat biasanya tidak kelihatan. Benar-benar kita harus berjalan memasuki gang-gang perumahan tersebut.

Friday, February 2, 2018

ROADTRIP THAILAND - MALAYSIA : TERDAMPAR DI STASIUN

Setelah 6 hari luntang-lantung tak jelas di jalanan kota Bangkok, Thailand, akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke Kuala Lumpur dengan menggunakan sleeper train antar negara Thailand – Malaysia. Hasil browsing-browsing dan mendatangi stasiun Hua Lampong di Bangkok, maka sebuah tiket seharga 870 baht dengan pilihan kasur bagian atas pun terbeli. Untuk pilihan kasur di bagian bawah harganya beda 100 baht.
Stasiun Hua Lampong, Bangkok ,Thailand
Tiket sleeper train Bangkok - Padang Besar
Oh iya, saat saya melakukan perjalanan dengan sleeper train ini, rute yang tersedia hanyalah Bangkok – Padang Besar. Rute Bangkok – Kuala Lumpur dan Bangkok – Penang (Butterworth) sudah tidak ada. Jadi buat yang mau ke Penang atau Kuala Lumpur atau kota lainnya, harus turun di Hatyai atau Padang Besar dan lalu berganti kereta ETS atau bus.

Kereta dijadwalkan akan berangkat pukul 15.10 sehingga saya masih punya banyak waktu dari pagi hingga pukul 13.00. Lalu, ngapain saja saya menghabiskan hari terakhir di Bangkok? Tidak ada! Saya cuma makan dan nongkrong dalam hostel sampai yang punya hostel aja heran, ini orang mau jalan ke Malaysia tapi tidak packing atau kemana kek gitu beli oleh-oleh. Hahahaha.

Baca juga : Hommy-nya Home Mali Hostel Bangkok.

Friday, December 8, 2017

ADA MURAL DI IPOH

Setelah beberapa kali mengunjungi Ipoh di Perak, Malaysia, saya baru tahu kalau di kota ini juga terdapat beberapa gang yang berisi mural hasil karya seniman lokalnya. tempatnya sendiri mungkin agak sedikit tersembunyi dan beberapa mural yang terkenal terletak berjauhan satu sama lain. Namun hunting mural jadi kegiatan santai yang menyenangkan. Seperti apa saja mural di kota Ipoh?

Mural di Ipoh di sekitar Chinatown

Wednesday, October 25, 2017

5 THINGS TO DO IN BUKIT MERAH LAKETOWN RESORT, TAIPING

Selama rangkaian acara Social Influencer Fest 2017 di bulan Mei kemaren, jadwalnya padat luar biasa. Ada beberapa hari dimana tidur terasa kurang nyenyak karena padatnya kegiatan. Thanks GOD, salah satu akomodasi kita menginap di Bukit Merah Laketown Resort selama 2 hari 2 malam, karena hari pertama kita sampai disini tengah malam euy, yang bisa bikin istirahat jadi lebih panjang tanpa harus bangun pagi-pagi dan langsung packing.
welcome to Bukit Merah Laketown Resort
Lalu ngapain saja selama 2  hari 2 malam di resort yang terletak di perbatasan Perak dan Penang ini?

1. Lomba Kayak

Kalau di Perak Agrotourism Resort kita dipersilakan melakukan kayak sebagai refreshing, di Bukit Merah kita ditantang buat lomba kayak dong! Gak tanggung-tanggung, lomba kayak harus dilakukan 2 kali putaran, oper estafet bendera dan ngiterin seperempat danau Bukit Merah! Adrenalin dan energi yang terpacu dan terkuras abis bikin sebagian peserta cewek tepar setelahnya. Hahahaha. Saya yang kadang-kadang suka mendayung saja baru kali ini kedua lengan sampai mati rasa selama setengah jam karena kelelahan. Alhamdulillah team saya menang! Gak sia-sia lah lengan mati rasa 
karena mendayung euy.
Seluruh peserta Social Influencer Fest 2017 sebelum lomba kayak dimulai
Bukit Merah Laketown Resort

Wednesday, August 16, 2017

SERU-SERUAN DI PATRO

Setelah menjajal Homestay, Hotel, dan Hostel, kali ini saya menjajal menginap di resort. Iyaa resort. Namanya Perak Agrotourism Resort yang terletak Tanjung Tualang, Perak, Malaysia, yang disingkat menjadi PATRO. Ini adalah salah satu akomodasi para peserta di Social Influencer Fest 2017 untuk melakukan rangkaian kunjungan #VisitPerak2017.
Begitu memasuki gerbang depan Patro, kami diharuskan turun dari bus dan berganti dengan kendaraan buggy. Bus besar tidak boleh memasuki wilayah Patro lebih dalam karena desain jalanan yang memang hanya dikhususkan untuk kendaraan kecil saja. Oh ya.. Dari gerbang depan, wilayah resortnya belum keliatan tuh. Cuma terlihat tanaman, semak dan pepohonan saja sejauh mata memandang.

Selama kurang lebih 10 menit memasuki Patro dengan buggy, baru lah terlihat sebuang bangunan yang ternyata restoran yang berada di pinggiran danau yang asri. Setelah mendapatkan kunci villa, saya dan Tari yang kebetulan satu kamar langsung naik buggy lagi menuju villa yang dimaksud. Ternyata villa kita cuma 50 meter bo dari bangunan restoran sekaligus resepsionis itu.. Bwahahahhahha.. Kirain jauh secara tadi pegawai Patronya ngotot banget kita harus naik buggy untuk ke villanya.

Wednesday, August 9, 2017

GEGAR BUDAYA INDONESIA - MALAYSIA

Sebagai negara tetangga terdekat, Malaysia memang paling sering dikunjungi wisatawan Indonesia, baik buat yang baru pertama kali ke luar negeri ataupun yang pengen sekedar short escape liburan ke negeri Jiran ini. Saya termasuk yang kadang-kadang main dan melakukan short escape dulu di kala masih kerja kantoran. Paling lama ke Malaysia kala itu hanya 5 hari di kota Kinabalu, Sabah.


Namun tepat di akhir tahun 2016, usai resign dari kantor di bilangan Palmerah, saya mendapatkan kesempatan untuk traveling lebih lama di Malaysia. Tidak tanggung-tanggung, selama 4 bulan kerjaan saya mondar-mandir Jakarta - Kuala Lumpur.  Lama tinggal di negera ini membuat saya merasakan sedikit gegar budaya antara Indonesia dan Malaysia, meskipun serumpun. Ini beberapa perbedaan yang sempat bikin saya shock.

Wednesday, July 26, 2017

JADI ORANG LOKAL DI BAGAN DATOK

Kalau traveling itu memang paling enak tinggal di hostel karena bisa kenalan dengan berbagai traveler dari belahan dunia lainnya. Lalu bagaimana caranya biar bisa traveling dan merasakan cara hidup orang lokal di negara tersebut?? Homestay adalah jawabannya. Seperti saat saya diundang menghadiri acara Social Influencer Fest 2017 di Perak, Malaysia, saya berkesempatan untuk tinggal di homestay di daerah Bagan Datok.

Bagan Datok merupakan kota kecil yang terletak sejauh 130 kilometer dari ibukota Perak, Ipoh, tepatnya berada di bagian timur laut negeri Perak. Di kota seluas 166 kilometer persegi saya dan beberapa partisipan SIF 2017 dari 10 negara tinggal di homestay untuk merasakan bagaimana rasanya menjadi orang lokal di Malaysia.
Homestay berbentuk rumah panggung di Bagan Datuk, Perak, Malaysia
Homestay yang saya tinggali dimiliki oleh seorang suami istri yaitu makcik Minah dan pakcik Roslan. Rumah panggung ala Melayu yang kental, mungkin buat yang tinggal di daerah pedesaaan Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi pasti akan merasa home sweet home banget deh disini. Kebetulan ibu saya orang Sulawesi sehingga rumah panggung seperti ini ibarat saya pulang ke rumah saudara di Sulawesi sana deh.

Wednesday, May 31, 2017

BASAH KERING DI ROYAL BELUM

Dapat undangan blogger trip ke salah satu negara bagian di Malaysia, Perak tentu saja bikin saya kegirangan *norak-norak bergembira*. Hehehhehe.. Selama 10 hari perjalanan tersebut, saya dan 20 orang blogger, youtuber dan social influencer dari 10 negara mendapatkan kesempatan untuk ngubek-ngubek negara bagian di Malaysia yang mendapat predikat 9th best region to visit in the world oleh Lonely Planet ini.
Dermaga pulau Banding dari atas house boat

Salah satu destinasi yang dituju adalah taman nasional Royal Belum yang terbentang di perbatasan Malaysia-Thailand ini. Hutan di taman nasional ini telah berusia 130 juta tahun, bahkan lebih tua dari hutan amazon lho. Kita berkesempatan berkeliling di danau Temenggor, danau buatan terbesar di Malaysia yang dibuat pada tahun 1975 dengan menggunakan house boat selama 2 hari 1 malam.

Wednesday, May 17, 2017

SENJA DI PUTRAJAYA

Saya menemani teman dari Lampung untuk menikmati sunset di Putrajaya, Selangor, Malaysia. Saat itu, kamera DSLR saya sedang hibernasi di service center karena kehabisan shutter count. Alhasil, semua foto-foto disini diambil menggunakan kamera smartphone saya yang kualitasnya mungkin tidak seberapa bagus. Namun, momen senja di Putrajaya yang terasa syahdu itu rasanya sayang bila hanya dibiarkan teronggok di folder harddisk.

Meski mendung pekat menggelayut di langit sore itu, namun senja di Putrajaya tetap syahdu dinikmati dari pinggiran danau buatan terbesar di Putrajaya ini. (EKW)

Wednesday, February 1, 2017

VISIT PERAK YUKSS!!

Perak. Salah satu negara bagian di Malaysia. Yup, negari jiran ini memang terbagi menjadi 13 negara bagian dan satu wilayah persekutuan. Kalian mungkin familiar dengan wilayah persekutuan Kuala Lumpur, negara bagian Sabah, Sarawak, Johor Bahru, Melaka dan Penang. Tahun ini saya mendapatkan kesempatan untuk sedikit ngubek-ngubek negara bagian Perak yang sebenarnya tidak jauh dari ibukota Malaysia, cuma sekitar 2 sampai 3 jam naik bis ataupun kereta.
Visit Perak yikss!
Negara bagian Perak beribukota Ipoh dengan bendera putih kuning hitamnya. Makanya jangan heran kalau jalan-jalan di Malaysia pasti ada 2 bendera bertengger di halaman rumah atau kantor, yang satu bendera negara Malaysia, yang satunya lagi bendera negara bagian.

Setelah beberapa minggu hilir mudik di beberapa tempat di Perak, ini lah beberapa kota yang menurut saya rekomendasi untuk dikunjungi untuk bisa mengenal lebih jauh seperti apa negara bagian Perak, Malaysia ini.

Wednesday, March 2, 2016

TERPESONA GOA BATU CAVES

Hari pertama di Kuala Lumpur, setelah pakai adegan nyasar di mall Kuala Lumpur, sebenarnya saya belum memutuskan hendak dan akan kemana hari itu. Namun saat melihat ada tujuan kereta yang langsung menuju ke Batucave, saat itu juga saya memutuskan untuk pergi kesana karena ternyata dari KL Sentral cuma sekali naik kereta sampai mentok di stasiun Batu Cave. Batu Cave adalah bukit kapur di daerah Selangor, Malaysia, yang memiliki serangkaian goa dan kuil. Lokasi Batu Cave tepatnya terletak di distrik Gombak.

Saat kesana, cuaca memang kurang bersahabat, mendung dan gerimis menemani sepanjang perjalanan. Namun itu tidak menyurutkan langkah kaki saya menuju ke wilayah kuil hindu terpopuler di luar India. Mungkin karena ingin melihat langsung patung dewa Murugan, dewa perang dan pelindung negeri, yang menjulang setinggi 42,7 meter, mungkin juga karena ingin melihat goa dari bebatuan kapur yang eksotis menurut saya. Ahh.. apapun itu, saya sudah berdiri di pintu keluar stasiun Batu Cave dengan hati berbunga-bunga.

Popular Posts

Follow Me on