Tuesday, April 24, 2018

MENYESAP NIKMATNYA SOTO BANJAR TEPIAN SUNGAI


Melancong ke Banjarmasin rasanya belum lengkap kalau belum menikmati hidangan kuliner khasnya, Soto Banjar. Sebenarnya saya ingin hunting soto banjar sendirian di kota Banjarmasin. Namun karena waktu dinas yang mepet, alhasil saya pun dibawa ke warung soto Banjar yang sudah terkenal di seantero Banjarmasin, Soto Banjar Bang Amat.
Soto Banjar Tepian sungai Martapura, 
Warung soto Bang Amat ini terletak di tepian sungai Martapura. Sembari menunggu pesanan, kita akan ditemani iringan musik tradisional Panting khas Banjarmasin dan dibuai dengan semilirnya angin di tepi sungai.

Oh ya, karena terletak di pinggir sungai, warung soto ini bisa dijangkau lewat jalur darat dan jalur sungai lho. Biasanya pengunjung yang baru pulang dari pasar terapung Lok Baintan selalu menyempatkan diri singgah di warung ini.

Monday, April 9, 2018

SAATNYA PULANG DAN JELAJAHI KOTA MINYAK

Punya latar belakang keluarga yang berasal dari beberapa suku di Indonesia plus biasa berpindah-pindah ke beberapa kota, bikin saya (kalau kata teman-teman) punya banyak kampung halaman. Padahal saya lahir di Pati, Jawa Tengah dan besar di kota Sorong, Papua Barat. Jadi ya 2 kota itulah kampung halaman saya yang sebenarnya.

Baca juga : Random Face
Selamat datang di kota Minyak
Pictures by www.setkab.go.id
Sejak tinggal di Jakarta untuk kuliah dan kerja, saya hanya bisa pulang 2 tahun sekali. You know lah harga tiket pesawat Jakarta – Sorong awal tahun 2000an itu selangit banget. Bahkan kayaknya lebih murah tiket pesawat Jakarta – Bangkok deh daripada Jakarta – Sorong. *Disitu saya merasa sedih*. Ada penerbangan ke Sorong pun rata-rata butuh transit di kota Makassar, Sulawesi Selatan selama minimal 3 jam. Ahh pokoknya butuh perjuangan berat untuk bisa pulang ke Sorong.

Wednesday, April 4, 2018

MENCARI JEJAK MURAL DI MELAKA

Selain kota Kuala Lumpur, kota lain yang sering dikunjungi olah wisatawan jika berkunjung ke Malaysia adalah Melaka. Kota ini merupakan salah satu kota tua di Malaysia yang punya sejarah dan budaya yang menarik. Selain itu, kota pelabuhan ini juga punya jalanan dengan seni mural yang artistik. Mural di Melaka memang sedikit berbeda dengan seni mural yang saya temui di kota Ipoh beberapa waktu lalu. Namun tetap menarik untuk diabadikan.
Berjalan mencari mural di Melaka, Malaysia dimulai dari sini.
Baca juga : Ada Mural di Ipoh 

Namanya mencari mural di jalanan ya seperti biasa, saya dan beberapa teman harus berjalan keluar masuk gang perumahan orang di kota Melaka. Sebenarnya sih lokasi tidak terlalu jauh dari pusat kota Melaka dan Jonker Street, sekitar 10 sampai 30 menit jalan kaki. Cuma beberapa mural di Melaka benar-benar berada di gang kecil yang kalau cuma ditengok sambil lewat biasanya tidak kelihatan. Benar-benar kita harus berjalan memasuki gang-gang perumahan tersebut.

Follow Me on