Wednesday, January 27, 2016

HUNTING DI BENTENG MARLBOROUGH

"30 menit saja ya disini"
Demikian pesan Team Leader saya saat menurunkan kami bertiga di depan benteng Marlborough. Kami bertiga cuma lirik-lirikan sambil bilang "Diusahakan secepatnya" sambil berhamburan keluar mobil. Kalau saya pribadi mah tidak akan cukup lah 30 menit. Secepat-cepatnya saya berada di museum atau tempat bersejarah itu 60 menit lho. Standar saya menghabiskan waktu di tempat bersejarah biasanya 1,5 jam hingga 3 jam, tergantung berapa orang yang ikut dengan saya. Apalagi dengan benteng semegah ini? Yaa kita lihat saja nanti.


Saat saya melangkahkan kaki memasuki wilayah benteng ini, saya sangat antusias. apalagi setelah sempat zonk di Fort De Kock, Bukittinggi. Hehehehe.. 

Benteng Marlborough adalah benteng peninggalan Inggris di kota Bengkulu. Benteng ini merupakan benteng terbesar yang pernah dibangun oleh Bangsa Inggris semasa kolonialismenya di Asia Tenggara. Konstruksi bangunan benteng Benteng Marlborough ini memang sangat kental dengan corak arsitektur Inggris Abad ke-20 yang ‘megah’ dan ‘mapan’. Bentuk keseluruhan komplek bangunan benteng yang menyerupai penampang tubuh ‘kura-kura' sangat mengesankan kekuatan dan kemegahan.

Wednesday, January 20, 2016

MENDADAK PANIK DI PUNCAK GALAU

Seperti kebiasaan saya pada umunya, kalau diajakin ke sebuah tempat baru, terutama yang masih bisa dijangkau dengan durasi sehari semalam, jawaban iya sudah pasti akan segera meluncur dari mulut saya. Begitu pula saat diajakin ngetrip *sebenarnya buat belajar fotografi sih* oleh klub fotografi Backpacker Jakarta ke sebuah gunung di Bogor pun langsung disambar tanpa mikir. *jadi impulsif traveler nih lama-lama*. Kali ini tujuannya adalah Gunung Kapur Ciampea yang konon katanya jalur pendakiannya hampir sama dengan gunung Munara di daerah  Rumpin. Dan secara kita akan mengejar sunrise, berangkat tengah malam pun dijabanin.
Perjalanan Jakarta - Bogor cuma memakan waktu 1 jam menuju ke arah jalan raya Cibungbulan. Gunung Kapur Ciampea ini ternyata sudah punya pos pendakian jadi semua harus mendaftar di basecamp. Retribusinya pun cukup murah, cuma Rp.5.000 per orang.

Wednesday, January 13, 2016

(FOTO) UNIKNYA LOBBY HOTEL TRANSIT LUBUK LINGGAU

Sebenarnya dari luar hotel ini biasa saja. Tapi begitu masuk ke dalam lobbynya, saya terpesona dengan desain interiornya yang sangat artisitik. Bahkan pemiliknya dengan pede-nya memajang foto-foto keluarga dan koleksi barang antik di lobby dan ruang makannya. Ini beberapa foto saat saya mengunjunginya untuk kedua kalinya. 

PS. desain kamarnya biasa saja jadi tidak saya pajang fotonya. hehehehe.. (EKW) 

Lobby Hotel 

Translate

There was an error in this gadget
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...