Tuesday, January 8, 2013

SITUS GOA SILUMAN DI DESA WONOCATUR, YOGYAKARTA

Sewaktu saya pergi berlibur dan menginap di kost-an adik saya di desa Wonocatur, Banguntapan Bantul, Yogyakarta, secara tidak sengaja mata saya tertuju pada palang nama Situs Goa Siluman. Tadinya saya pikir tembok batu itu bekas rumah seseorang atau mungkin bekas perbatasan apa lah. Tapi ternyata pas melihat palang nama tersebut saya baru tahu kalau disitu ternyata ada situs bersejarah.
Situs Goa Siluman di pinggiran jalan 

Situs Goa Siluman ini kecil sih, ukurannya cuma sedikit lebih besar dari lapangan basket. Di dalam tembok besar yang terlihat dari jalan ada ruang kecil seperti kamar dan terdapat ukiran batu yang besar dan sebuah kolam kecil. Mungkin tempat pemandian privat kali ya!! Dari luar kamar tersebut terlihat memiliki 4  pintu masuk (satunya di samping kanan) dan setelah saya perhatikan ternyata salah satu pintu tersebut menuju ke pintu lainnya yang letaknya di seberang jalan raya. Jadi ada ruang kecil di bawah jalan yang biasa dilewati orang.
Pintu masuk di Goa Siluman
Ornamen Batik di depan terowongan
yang menyambung ke pintu  lainnya di seberang jalan
Sebenarnya sih saya bisa lewat ruangan tersebut untuk sampai ke seberang jalan tapi karena tercium bau tidak enak jadinya saya mesti lewat jalan raya dulu untuk sampai ke pintu tersebut. Bentuk fisik pintu tersebut masih utuh, sayangnya di depan pintu tersebut ternyata dijadikan tempat pembuangan sampah. Ahh… pantesan tadi ada bau tidak enak. Sayang banget yah situs bersejarah seperti itu mesti bersandingan dengan sampah seperti ini.
Tempat pembuangan sampah di depan pintu terowongan
yang berada di seberang jalan
Kembali ke pelataran Goa Siluman, ada dua kolam air yang besar di luar ruangan yang merupakan bagian dari Situs tersebut. 100 meter dari kolam tersebut saya melihat ada hamparan sawah penduduk. Mungkin air kolam tersebut saat ini digunakan oleh masyarakat sekitar untuk mengairi sawah. Di ujung kolam tersebut ada 2 patung burung Beri di kiri dan kanan tapi sayangnya dua-duanya kepalanya hilang. 
Kolam di areal Goa Siluman
Sebenarnya sih saya pengen banget tahu sejarah situs ini. Namun karena saya tidak tahu siapa yang mesti saya tanyain disana yah.. saya cuma bisa mengambil foto-foto deh. Lumayan lah daripada tidak ada. Yang penting saya tahu kalau disitu ada situs bersejarah. 
Patung Burung Beri yang sudah tidak utuh 
Berdasarkan hasil riset sekilas di situs Panduan wisata Yogyakartasitus yang bisa disebut juga Pesanggrahan Goa Siluman ini merupakan tempat pertapaan bagi kalangan Keraton Yogyakarta, Situs ini dibangun pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono II dengan luasan hanya sekitar 100 x 200 m saja. 

Sayangnya, penamaan Goa Siluman sampai saat ini pun belum terkuak bahkan siapa saja kerabat atau orang orang yang menggunakan ruang pesanggrahan ini pun juga tidak jelas. Yang bisa dilihat saat ini hanya sebuah petilasan yang mempunyai nilai sejarah atas keberadaan Keraton Yogyakarta.

Siapa tahu situs itu bisa lebih terkenal lewat Blog saya ini dan pemerintah daerah setempat bisa memugarnya agar layak untuk dikunjungi wisatawan. (EKW)

2 comments:

  1. bagus artikelnya., setiap pagi saya lalui untuk menuju ke pasar bantengan, wonocatur. Baru tahu juga kalo itu situs bersejarah, dg nama Goa Siluman. Sya doakan semoga ada pihak terkait yg menanggapi serius kondisi situs tersebut ya. Amin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sudah berkunjung ke blog saya..
      iya nih banyak situs bersejarah di negara kita yang terbengkalai..
      mudah2an pemerintah kita mau peduli dengan situs bersejarah seperti ini.

      Delete

Translate

There was an error in this gadget
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...