Saturday, April 7, 2012

MENJELAJAH DI KAMPUNG ADAT WAIKABUBAK

Kota Waikabubak, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur..
Berhubung ini pertama kalinya, apa sih yang ada di otak kalian semua tentang Nusa Tenggara Timur???

Padang rumput, kuda, panas terik, kota kecil, banyak orang berpakaian adat berkeliaran di jalanan, banyak orang makan sirih pinang, atau hujan dan angin ribut??? Saya yakin dua yang terakhir pasti tidak ada yang kepikiran sampai kesitu.


Pasti kalian mikirnya, Masa sihh.. di NTT ada hujan plus angin ribut??
Tapi kenyataan memang kadang-kadang suka beda sama apa yang kita pikirkan selama ini. Hari pertama sampai di kota Waikabubak, saya disambut sama gerimis mengundang *nyanyi gerimis mengundang ala Slam tahun 1990-an*

Sunday, April 1, 2012

INI SUMBA.. BUKAN SUMBAWA..

Pertengahan Maret 2012 lalu, saya dapat tugas liputan ke Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur selama 10 hari. Tugas liputan ini merupakan rangkaian tugas dari pelatihan jurnalistik PPMN untuk meliput isu-isu beragama di Indonesia.

Kenapa saya memilih liputan di pulau kecil nan terpencil itu?

niatnya sih waktu itu biar proposal peliputan saya ditolak sama panitia. 
Ternyata... proposal saya diterima, saudara..saudara..

Satu dari 2 bandara di pulau Sumba

Translate

There was an error in this gadget
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...